Berita Pemprov Kalimantan Timur

Kembangkan Potensi Para Perajin Lokal, Dekranasda Kaltim Belajar Ekraf ke Bandung

Pasca pandemi Covid-19, Kaltim sudah harus membangun kekuatan ekonominya kembali.

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim/IST
Ketua Dekranasda Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor, Wakil Ketua Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi, serta Ketua Harian Dekranasda Kaltim HM Yadi Robyan Noor berfoto bersama Ketua Dekranasda Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasca pandemi Covid-19, Kaltim sudah harus membangun kekuatan ekonominya kembali.

Salah satu potensi ekonomi yang potensial dikembangkan adalah berbagai produk kerajinan berbasis sumber daya dan kearifan lokal.

Hingga saat ini, produk kerajinan lokal umumnya dikelola oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sudah teruji tahan banting menghadapi berbagai kondisi.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Kembali Raih Paramakarya

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan ke Provinsi Jawa Barat.

Provinsi berpopulasi 49,94 juta penduduk itu dikenal sebagai subnasional dengan kontribusi ekspor ekonomi kreatif terbesar di Indonesia atau sekitar 31,93 persen.

Demikian pun untuk kontribusi produk domestik regional bruto (PDRB) ekonomi kreatif (ekraf), Jawa Barat menyumbangkan 20,73 persen dari total produk domestik (PDB) ekraf nasional.

Bila dirupiahkan, nilai kontribusi ekraf Jawa Barat pada tahun 2016 lalu mencapai Rp 191,3 triliun.

"Jawa Barat menjadi tujuan kami karena produksi kerajinan di sini jumlahnya sangat banyak dan beragam. Ekspor ekraf-nya juga tertinggi di Indonesia," kata Ketua Dekranasda Kaltim, Hj Norbaiti Isran Noor didampingi Wakil Ketua Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi di Gedung Kerabat Store Jawa Barat di Jalan Ir H Juanda Nomor 19, Kota Bandung, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Gubernur Kaltim Minta Bupati dan Wali Kota Siapkan Data Orangtua Meninggal karena Covid-19

Gedung ini dulu bernama Gedung Dekranasda Jawa Barat.

Norbaiti menambahkan bahwa produk kerajinan ini sangat erat kaitannya dengan destinasi wisata.

Sebab, wisatawan akan mencari produk kerajinan setempat untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.

"Makanya, kami ke sini untuk belajar mengembangkan potensi para perajin kita supaya bisa menciptakan produk terbaik dengan menggali warisan budaya daerah," tambah Norbaiti.

Norbaiti mengakui, galeri Dekranasda Provinsi Jawa Barat ini merupakan yang terbaik di Indonesia, menyajikan secara lengkap produk kerajinan 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Baca juga: Anjungan Kaltim di TMII Jadi yang Pertama Berbasis Digital, Terobosan Kantor Penghubung Kaltim

Dalam kunjungannya kali ini, rombongan Dekranasda Kaltim disambut ramah Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil.

Sementara dari Kaltim, tampak juga Ketua Harian Dekranasda Kaltim yang juga Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor.

"Ini kunjungan balasan Ibu Ketua (Hj Norbaiti Isran Noor) sekaligus bersilaturahmi dan belajar," ucap Roby. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved