Virus Corona di Samarinda

Santri dan Warga Umum Dapat 1.500 Vaksin Covid-19 dari Binda Kaltim di Samarinda

Sebanyak 1.500 vaksin Covid-19 disediakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Pelaksanaan vaksinasi kepada santri dan masyarakat umum oleh Binda Kaltim di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (21/11/2021) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 1.500 vaksin Covid-19 disediakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah Provinsi Kalimantan Timur atau Binda Kaltim

Acara dilangsungkan di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Jalan H.A.M Rifaddin, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Kedua lembaga negara ini bekerja sama menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Samarinda termasuk kalangan santri pondok pesantren.

Sejumlah 450 santriwan dan santriwati dari pondok pesantren Syaichona Cholil, Sempaja Utara, Samarinda Utara dihadirkan untuk mendapatkan vaksin dengan jenis Pfizer tersebut.

Baca juga: Momen Menarik Vaksinasi Binda Kaltim di SMPN 1 Samarinda, Pegang Tangan Saat Disuntik hingga Pingsan

Baca juga: Polda Kaltim dan GP Ansor Samarinda Bersinergi Bagikan Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Baca juga: Gelar Vaksinasi Kedua di Kampus Uwiga Samarinda, Panitia Siapkan 3.000 Dosis dan Libatkan 100 Nakes

Binda Kaltim memfasilitasi kedatangan para santri di kantor OJK Kaltim dengan menyediakan 16 bis yang mengangkut santri ponpes Syaichona Cholil untuk divaksin pada Minggu (21/11/2021) siang.

Mengenakan seragam khas santri dengan peci hitam, baju koko putih lengkap dengan sarungnya, para santri mengantri untuk satu persatu disuntikkan vaksin oleh tenaga kesehatan yang bertugas.

Turut hadir memantau pula Kepala Binda Kaltim, Brigjen TNI, Danni Koswara dan kepala OJK Kaltim, Made Yoga Sudharma yang melihat secara langsung para santri mendapatkan vaksin Covid-19.

Kabinda Danni Koswara juga sempat memberitahu para nakes yang menjadi vaksinator agar memilah santri yang divaksin adalah yang berusia di atas 12 tahun.

Baca juga: Percepat Herd Immunity Bagi Pelajar, Binda Kaltim Gelar Vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 3 Samarinda

Katanya, untuk 12 tahun ke bawah soalnya belum ada perintah resmi dari pemerintah pusat.

"Jadi untuk saat ini santri yang divaksin usianya 12 tahun ke atas, di bawah itu tidak boleh," ucap Danni dihadapan para nakes.

Danni mengatakan kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (21/11/2021) ini adalah hari kedua dimana hari sebelumnya Binda dan OJK Kaltim menggelar kegiatan yang sama dengan 1.500 dosis pertama kepada masyarakat umum.

Sehingga dalam dua hari kegiatan tersebut telah memberikan 3.000 dosis pertama vaksin Covid-19 kepada masyarakat termasuk pelajar santri di Samarinda.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Binda Kaltim Datangi Rumah Semi Permanen di Gunung Samarinda Baru

"Jadi kita saling mendukung, kita bekerja sama dengan OJK karena ini dalam rangka menjelang ulang tahun OJK juga yang kesepuluh, kita harap 3.000 dosis dalam dua hari ini berjalan dengan lancar," kata Kabinda Kaltim tersebut.

Hingga saat ini Kabinda Kaltim sendiri telah memberikan 79.000 dosis vaksin bagi masyarakat se-Kalimantan Timur.

Danni berharap dengan pelaksanaan vaksinasi yang semakin meluas, bangsa Indonesia khususnya di Kaltim bisa terjaga kesehatannya dan dapat menikmati bonus demografi yang diperkirakan akan dialami.

"Selain itu agar semakin cepat kita mencapai herd immunity di lingkungan kita sehingga harapan kita kesehatan warga dan masyarakat bisa terjaga," paparnya.

Baca juga: Binda Kaltim Sudah Vaksin 26 Ribu Pelajar, Kepastian PTM Bagi Siswa SMK Belum Jelas

Ditambahkan oleh kepala OJK Kaltim yang saat itu mendampingi Kabinda Kaltim, kegiatan yang diselenggarakan oleh Binda bersama jajarannya.

Menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun tenaga kesehatan, namun merupakan tanggung jawab bersama.

"Hari ini kita bekerja sama dengan BIN, setelah sebelumnya kita bekerja sama dengan beberapa elemen masyarakat lainnya untuk menyalurkan vaksin ini," ujar Made Yoga Sudharma menambahkan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved