Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Bersyukur, Meski Pandemi Covid-19 UMP Kaltim Tetap Naik

Pemerintah Provinsi Kaltim berupaya memberikan terbaik kepada rakyat. Khususnya peningkatan kesejahteraan rakyat, terutama melalui peningkatan upah

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim
Wagub Kaltim, H Hadi Mulyadi mengatakan bahwa kenaikan upah minimum provinsi wajib disyukuri, karena tidak mudah untuk menaikkan di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Provinsi Kaltim berupaya memberikan terbaik kepada rakyat.

Khususnya peningkatan kesejahteraan rakyat, terutama melalui peningkatan upah minimum provinsi (UMP) bagi karyawan perusahaan di Benua Etam.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, seharusnya upah para pekerja di perusahaan turun, tetapi di Kaltim mampu naik meski tidak terlalu tinggi.

"Alhamdulillah, kenaikan ini patut disyukuri. Karena di tengah pandemi Covid-19, keuangan perusahaan juga terdampak menurun. Karena itu, adanya kenaikan tersebut sebagai bukti perhatian Pemprov Kaltim," kata Wagub Kaltim, H Hadi Mulyadi usai menerima kedatangan Bupati Pinrang ke Kaltim di Rumjab Wagub, baru-baru ini.

Baca juga: Perjuangan Gubernur Berhasil, Dana Karbon Segera Mengalir ke Kaltim

Menurut Hadi Mulyadi, kenaikan itu wajib disyukuri karena tidak mudah menaikkan UMP.

Apalagi saat ini pandemi, usaha atau pendapatan perusahaan mengalami penurunan drastis akibat melemahnya daya beli.

Bagi Hadi, ke depan Kaltim mampu mempertahankan kondisi saat ini di Benua Etam karena secara logika menurun.

"Jadi, alhamdulillah, meski tidak tinggi tetapi kenaikan tetap ada. Logikanya seharusnya menurun. Karena, tujuan kenaikan ini untuk memudahkan karyawan meraih kesuksesan," jelasnya.

Baca juga: Kembangkan Potensi Para Perajin Lokal, Dekranasda Kaltim Belajar Ekraf ke Bandung

Hadi mengatakan, setiap perusahaan harus mampu memberikan kesejahteraan karyawan.

Misalnya, adanya tambahan upah bagi karyawan.

"Saya yakin, siapa saja perusahaan tidak pelit kepada karyawan. Maka, kelak dimudahkan urusan," ucap Hadi.

Kenaikan itu, sesuai jadwal 2022 sebesar Rp 3.014.497,22.

Setiap perusahaan wajib bersedekah kepada karyawan, sehingga perusahaan semakin sukses. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved