Breaking News:

Berita Berau Terkini

Antisipasi Harga Minyak Goreng Jelang Natal, Diskoperindag Berau Akan Gelar Pasar Murah

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, akan menggelar operasi pasar jelang Natal, terutama mengantisipsi harga migor

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Kepala Diskoperindag Berau, Salim.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB- Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, akan menggelar operasi pasar jelang Natal, terutama mengantisipsi harga minyak goreng.

Kepala Diskoperindag Berau, Salim menjelaskan kegiatan tersebut sudah menjadi hal yang lumrah, menjelang kegiatan hari besar keagaamaan.

Pasar murah juga nantinya bertujuan untuk mengantisipasi adanya harga minyak goreng yang terlampau tinggi.

Namun menurut Salim, harga minyak goreng yang naik di pasar telah menjadi persoalan se Indonesia tanpa terkecuali.

Pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan pihak provinsi.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Kaltim Naik hingga 26%, Disperindagkop Sebut Permintaan CPO Tinggi

Baca juga: Pekan Ketiga November 2021, Harga Minyak Goreng Terpantau Naik di Kutai Timur

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Kutai Timur Rp 19 Ribu per Liter, Disperindag Pastikan Stok Masih Aman

“Sudah ada pertemuan dengan pihak pusat juga, kalau masalah harganya ya memang kan bahan CPO sedang dibiarkan tinggi. Lantaran di tahun sebelumnya harga CPO sangat rendah saat pandemi,” bebernya kepada TribunKaltim.Co, Kamis (25/11/2021).

Sesuai data dari Diskoperindag Berau, HET yang ditentukan per liternya yakni sebesar Rp 17 ribu per liter.

Sedangkan per hari ini, harga minyak goreng mencapi Rp 19,5 ribu per liternya. Dengan stok saat ini sebanyak 576.104 liter.

Namun Salim tidak bisa memungkiri bahwa ada saja penjual yang bisa menjual hingga Rp 21-23 ribu per liternya. Pihaknya harus mengantisipasi hal tersebut.

“Ada pantauan kami, ada yang menjual per 2 liternya mencapai Rp 44 ribu. Pdahal ada HETnya,” ungkapnya.

Baca juga: Disperindagkop Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah di Desember, Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Goreng

Belum lagi permasalahan ongkos kirim dari luar yang meningkat. Salim menjelaskan per satu kontainer dari harga Rp 15 juga meningkat menjadi Rp 21 juta. Hal itu mempengaruhi harga sembako.

“Ya kita coba untuk gelar pasar murah dan cek stok lagi di akhir November,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved