Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Dewan Pengupahan Sepakat Naikkan UMK Kutim Tahun 2022, Berikut Nominalnya

Dewan Pengupahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menyepakati nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kutim untuk tahun 2022

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kepala Disnakertrans Kutim Sudirman Latief menyampaikan nilai UMK Kutim tahun 2022, Kamis (25/11/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Dewan Pengupahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menyepakati nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kutim untuk tahun 2022.

Sama seperti tahun 2021, UMK Kutai Timur untuk tahun 2022 memiliki nilai lebih tinggi dari Upah Minimum yang ditetapkan Dewan Pengupahan Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutim, Sudirman Latif saat ditemui di Kantor Bupati Kutim, Kawasan Bukit Pelangi Kabupaten Kutai Timur.

"Jadi sama seperti tahun 2021 kemarin, UMK kita agak di atas dari Upah Minimum Provinsi ya," ujarnya pada TribunKaltim.Co, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: UMP 2022 Kaltara Naik, Penetapan Upah Minimum Kabupaten Malinau Dijadwalkan Kamis Ini

Baca juga: Upah Minimum Kabupaten PPU Tahun 2022 Naik, tapi Nilainya Kecil

Baca juga: Biaya Hidup Tinggi, Serikat Pekerja di Malinau Minta Upah Minimum 2022 Naik 10 Persen

Sesuai dengan kesepakatan, UMK Kutim tahun 2022 mendapat kenaikan sebesar Rp 35.443 atau presentasenya sebesar 1,86 persen dari UMK tahun sebelumnya.

Sudirman menjelaskan bahwa formulasi yang dibuat Pemkab dalam menentukan UMK Kutim berdasar pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021.

Selain itu, dimasukkan pula presentasi inflasi provinsi Kaltim yakni 1,86 persen sehingga ditetapkan UMK Kutim tahun 2022 sebesar Rp 3.175.443.

"Nah, kemudian formulasi yang dipakai itu acuannya di Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 dan kami memasukkan lagi inflasi daerah ke sana akhirnya kita temukan formula seperti ini," ujarnya.

Diakui Sudirman Latief, pihaknya bersama Dewan Pengupahan hanya merapatkan nilai UMK tahun 2022 selama satu kali dan langsung mendapat persetujuan.

Baca juga: UMK Tarakan Naik Jadi Rp 3.761.896,71, Satu-Satunya Daerah di Kaltara yang Menaikkan Upah Minimum

Rapat berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti sehingga hasil UMK Kutim tahun 2022 dapat langsung ditandatangani Bupati usai ditetapkan.

"Alhamdulillah kami rapat satu kali saja. rapat sekali lalu menemukan formula ini, makanya kita agak enjoy tidak ada gejolak berarti di daerah ini," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved