Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Lokalisasi Solong di Samarinda Tutup, Wanita Penghibur Ini Beralih Edarkan Sabu dan Jadi Residivis

SW, pengedar narkotika di sekitar eks lokalisasi Solong, rupanya mantan PSK dan residivis kasus yang sama. Total 10 poket seberat 2,31 gram yang dida

HO/POLSEK SUNGAI PINANG
Barang bukti 10 poket sabu yang diperoleh dari pelaku SW, telah disita Polsek Sungai Pinang. HO/POLSEK SUNGAI PINANG 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - SW, pengedar narkotika di sekitar eks lokalisasi Solong, rupanya mantan PSK dan residivis kasus yang sama.

Total 10 poket seberat 2,31 gram yang didapat dari tangan pelaku SW kini sudah disita jajaran kepolisian sebagai barang bukti.

Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Irwanto, membeberkan SW kini tengah menjalani proses hukum untuk mengetahui siapa pemasok barang haram narkotika jenis sabu kepadanya.

SW dulunya wanita penghibur di eks lokalisasi Solong tersebut. 

"Dia (pelaku) mantan PSK di eks lokalisasi Solong, berhenti lalu jualan sabu," ucap Kapolsek Sungai Pinang, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Simpan 9 Poket Sabu dan Edarkan di Eks Lokalisasi Solong Samarinda, Seorang Wanita Diamankan

Baca juga: Tiga Warga Kukar Ditangkap, Diduga Edar Narkoba di Kabupaten/Kota di Kaltim, Diringkus di Samarinda

Pihak kepolisian juga tak membeberkan alasan pelaku mengapa mengedarkan narkotika.

SW juga pernah ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan Polresta Samarinda pada 2018 silam dengan kasus yang sama, penyalahgunaan narkotika.

Bukannya kapok, perempuan ini malah kembali melakukan perbuatan yang sama dan ditangkap pada Jumat (19/11/2021) lalu oleh anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang.

"Pelaku, residivis pada tahun 2018, kasusnya sama. Alasan pelaku melakukan dan siapa yang memasok barang (narkotika sabu) masih kami dalami untuk kepentingan penyelidikan," ucap Kompol Irwanto.

"Intinya masih kami dalami untuk penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Wanita yang juga memiliki dua anak ini juga tengah menjalani pemeriksaan dan proses hukum di Polsek Sungai Pinang. 

Pengakuan SW sendiri, selama 2021 baru berjualan barang haram dan sudah melakukan pembelian selama dua kali pada bulan Oktober 2021 dari seorang pemasok.

Baca juga: Anggota DPRD Kaltim Sebut Peredaran Narkoba di Penajam Paser Utara Ancaman Serius Bagi Generasi Muda

"Lalu kemudian dia (SW) jual lagi. Masih kami kembangkan asal narkotika ini," kata Kompol Irwanto

"Mengedarkan di area eks lokalisasi Solong saja," ucapnya. (*) 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved