Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Menteri ATR/BPN Serahkan 48.000 Sertifikat Tanah kepada Warga Kaltim Melalui Program PTSL

Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kementerian ATR/BPN menyerahkan 48.000 sertifikat tanah kepada warga Kalimantan Timur.

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat Kalimantan Timur secara simbolis di kanwil ATR/BPN Kaltim, Samarinda, Kamis (25/11/2021). TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kementerian ATR/BPN menyerahkan 48.000 sertifikat tanah kepada warga Kalimantan Timur.

Perwakilan warga penerima sertifikat tanah itu menghadiri penyerahan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi yang juga dihadiri Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil secara virtual, Kamis (25/11/2021) siang.

Sertifikat tanah diberikan kepada warga yang telah mengurusnya dengan program PTSL melalui kelurahan setempat.

Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil mengatakan, dengan adanya sertifikat yang diberikan kepada masyarakat Kaltim ini maka aset lahan yang dimilki masyarakat menjadi aset hidup yang dapat dipergunakan secara produktif.

"Sertifikat itu bisa menjadi jaminan untuk mendapatkan kredit dari lembaga keuangan formal, sehingga bisa terhindar dari praktik-praktik pinjaman ilegal," kata Sofyan Djalil melalui sambungan virtual di hadapan warga Kaltim dari beberapa kabupaten dan kota yang hadir.

Baca juga: 3.800 Warga Samarinda Terima Sertifikat Tanah dari Menteri ATR/BPN, Andi Harun: Bisa Tekan Mafia

Baca juga: Target 6204 PTSL BPN Bulungan Tercapai, Desa Bebatu Jadi Desa yang Cepat Selesaikan Target

Sofyan Djalil juga menekankan bahwa upaya sertifikasi tanah bisa menjadi dasar kepastian hukum bagi masyarakat atas tanahnya.

Hal itu juga dapat melindungi dan menghindarkan masyarakat dari praktik mafia tanah yang dapat merugikan warga.

"Komitmen kami sangat serius untuk memerangi mafia tanah ini karena tanah adalah hajat hidup orang banyak, baik kecil atau besar, mereka sangat bergantung pada mafia tanah," tuturnya.

Serifikat tanah diterima oleh warga dari berbagai macam latar belakang, seperti pengusaha, petani, wiraswasta hingga pensiunan TNI.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang menyerahkan sertifikat tanah itu secara simbolis turut berterima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas pemberian sertifikat tanah kepada masyarakat ini sebagai jaminan hukum yang tetap.

"Tentu ini merupakan program prioritas nasional melalui percepatan PTSL, semoga program ini bisa terus berjalan di tahun yang akan datang dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucap Hadi Mulyadi pada acara yang diadakan di halaman Kanwil ATR/BPN Kaltim tersebut.

Baca juga: DPR RI Gaungkan PTSL untuk Hindari Calo Tanah di Balikpapan

"Kita juga apresiasi kepada Polresta Samarinda dalam menumpas mafia tanah, tadi diungkapkan ada beberapa kasus yang sudah terselesaikan, mudah-mudahan tidak terjadi lagi ke depannya," ujar Wagub Hadi Mulyadi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved