Berita Balikpapan Terkini

DPR RI Gaungkan PTSL untuk Hindari Calo Tanah di Balikpapan

Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur tengah melaksanakan reses di dapilnya, yakni Kalimantan Timur.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur menggelar reses di daerah Jalan Siaga RT 24, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur tengah melaksanakan reses di dapilnya, yakni Kalimantan Timur.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mulai menyerap aspirasi warga di beberapa wilayah yang tersebar di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Seperti hari ini misalnya, laki-laki yang kerap disapa Kang Aus itu menggelar reses di daerah Jalan Siaga RT 24, Balikpapan Kota.

Dalam resenya ia menampung aspirasi terkait sejumlah masalah pertanahan. Aus menilai tingkat kesadaran warga masih rendah dalam hal ini.

Baca juga: Pungli PTSL di Sungai Kapih Samarinda, Sebagian Pemohon Belum Melunasi Tarif Rp 1,5 Juta

Baca juga: Diduga Terlibat Pungli PTSL, Lurah Sungai Kapih dan Seorang PNS Ditangkap, Polisi Segera Beber Kasus

Baca juga: Wawali Balikpapan Rahmad Masud Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL kepada Warga Teritip

Terutama berkaitan dengan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Padahal program ini memiliki manfaat besar dalam kepengurusan tanah.

"Tapi PTSL di Kalimantan Timur cukup berhasil karena dari target lebih kurang sekitar 80 persen sudah tercapai," kata Aus, Rabu (20/10/2021).

Senator Senayan itu mengatakan, angka tersebut sebetulnya dianggap cukup baik, mengingat masih di masa pandemi Covid-19.

Ia pun meminta kepada mitra Komisi II DPR RI dalam hal ini ATR/BPN agar bekerja lebih cermat sesuai dengan aturan yang ada.

Baca juga: Ada Pungli di Pengurusan PTSL, Bayar Rp 2 Juta Sertifikat Beres

Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengindari adanya pencaloan. Badan pertanahan itu diminta lebih pro aktif melakukan jemput bola ke masyarakat.

"Yang menjadi sorotan dalam reses saya memang khusus pekerjaan program PTSL. Kalau BPN dinamis dan aktif, insyaallah pencaloan bisa dihandari," ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang warga Balikpapan, Kusnadi menyampaikan keresahan soal sertifikat masjid di wilayahnya.

Sebab, sertifikat tanah atas masjid di wilayahnya itu tak kunjung keluar. Hanya segel yang dimiliki sebagai bukti ontetik kuat bahwa tanah masjid tersebut sudah diwakafkan.

Baca juga: PTSL di Balikpapan Baru 14, 85% dari Target 5.200 Sertifikat, Hetifah Minta Libatkan Masyarakat

"Kami sebagai warga agak khawatir saja. Semua administrasi sudah diurus tapi tidak kunjung sertifikat tanah masjid keluar," terangya.

Menanggapi hal itu, Aus Hidayat meminta agar warga bersabar. Sebab ada alur yang mesti dijalankan.

Ia pun akan berkordinasi dengan wakil rakyat fraksi PKS di Balikpapan untuk menyelesaikan permasalahan ini. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved