Breaking News:

Berita Pemkab Mahulu

Kapolda Kaltim Diberi Nama Dayak 'Tingang', Dewan Adat: Pemimpin Bijaksana Pengayom Masyarakat

Kunjungan kerja perdana Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) disambut oleh Bupa

Editor: Rahmad Taufiq
HO/HUMAS PEMKAB MAHULU
Kunjungan kerja perdana Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) disambut langsung oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, SH., ME, Kamis (25/11/2021). HO/HUMAS PEMKAB MAHULU 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Kunjungan kerja perdana Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) disambut oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, SH., ME yang didampingi oleh Wakil Bupati Mahulu Drs Yohanes Avun, M.Si, Kamis (25/11/2021).

Saat tiba di Mahulu Kapolda Irjen Pol Herry Rudolf Nahak terlebih dulu mengikuti ritual adat Napoq Tenan/Balan.

Ini merupakan tradisi penyambuatan, kemudian dilanjutkan dengan upacara Adat Mejuu’ Araan pemberiaan nama Dayak oleh Dewan Adat Dayak Wilayah Kabupaten Mahakam Ulu (DADWMU-KMU).

Dalam sambutannya, Bupati Mahulu menyampaikan selamat datang dan selamat atas pemberian nama Dayak Tingang kepada Kapolda Irjen Herry Rudolf Nahak.

“Melalui pemberian nama ini maka Bapak Kapolda sekarang telah masuk ke dalam lingkungan keluarga Mahulu,” ucapnya.

Baca juga: TP PKK Mahulu Hadiri Rakor, PPTI Kaltim Genjot Penelusuran dan Penyembuhan Pasien TBC

Baca juga: Pemkab Siapkan Lahan untuk Mapolres Mahulu, Seluas 7 Hektare di Kecamatan Long Bagun

Bupati Bonifasius menjelaskan, dari berbagai macam ritual adat yang telah dijalankan, mulai dari penyambutan ritual adat Napoq sampai tiba di tempat ini, merupakan prosesi untuk menjaga keselamatan jiwa dan raga tamu yang masuk ke Mahulu, juga untuk melestarikan adat dan istiadat serta kebudayaan yang ada.

“Jadi, ini merupakan adat yang sudah diyakini untuk menjaga, maka dibuatlah acara ritual adat ini,” jelas Bupati Mahulu.

Kapolda Kaltim mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mahulu dan jajaran,serta juga Dewan Adat Dayak Wilayah Mahulu beserta seluruh tokoh adat Dayak yang sudah memberikan penghargaan yang luar biasa berupa pemberian nama Dayak.

“Nama yang diberikan ini sebuah sukacita dan kasih sayang kepada saya, karena nama itu memiliki arti yang berat, yaitu sosok pemimpin yang bijaksana dalam mengayomi masyarakat.

Ini pasti merupakan harapan dari tokoh adat kepada kami, bukan hanya pada saya sebagai Kapolda, tetapi pada kami semua Polda Kaltim dan jajarannya agar dapat memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat secara baik dan semakin baik, ke waktu-waktu yang akan datang,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved