Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Kalimantan Utara, Bakal Jalankan PPKM Level 3

Ancaman terjadinya gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia masih besar

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Warga Tanjung Selor saat tengah berolahraga sore di Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, Kalimantan Utara, dengan tetap menerapkan prokes Covid-19 memakai masker, Minggu (28/11/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ancaman terjadinya gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia masih besar.

Dalam beberapa hari terakhir, negara-negara di Eropa dan Afrika kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Akibat ditemukannya varian baru virus corona B.1.1.529 atau Varian Omicron yang tersebar luas.

Varian virus corona ini, diyakini lebih cepat menular bila dibandingkan dengan Varian Delta.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Target Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Pelayan Publik

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Tambah 77 Kasus Baru Covid-19, Angka Akumulasi Sudah Sentuh 6.502

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Penghujung Tahun 55 Kasus Positif Covid-19 Baru, Total Capai 3.794

Pihak pemerintah pusat pun akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di semua wilayah di Indonesia pada akhir tahun nanti.

Menurut Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan, pihak Pemprov Kaltara mendukung penerapan PPKM Level 3 oleh pemerintah pusat.

Ia menilai, penerapan PPKM Level 3 adalah hal wajar yang harus diambil guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Kalimantan Utara.

"Memang kita menurun saat ini sudah di Level 2, tapi kita harus waspada karena Covid-19 masih ancaman, karena kita mendengar adanya varian baru Covid-19 di Eropa di Afrika jadi kita harus waspada," kata Yansen Tipa Padan, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Tambah 87 Positif, Kasus Covid-19 di Kalimantan Utara Tembus 3.036

"PPKM Level 3 ini hal yang wajar dilakukan, karena kita harus antisipasi gelombang ketiga, jadi kita tidak boleh lengah," terangnya.

Ia juga berharap, masyarakat turut serta mewaspadai penyebaran virus corona dengan terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kalau masuk ke Kaltara ini jadi ancaman, jadi lebih baik kita waspada, jadi kita kuatkan terus prokesnya," pesannya.

Khusus kepada ASN, Mantan Bupati Malinau ini berpesan agar ASN mematuhi aturannya yang berlaku, yakni tidak mengambil cuti dan melakukan perjalanan di masa liburan akhir tahun nanti.

Bila ditemukan ada ASN yang melanggar, Wagub Yansen mengungkapkan akan ada sanksi yang menanti.

"ASN tidak boleh cuti, tidak boleh lakukan perjalanan, kalau nanti melanggar tentu akan ada sanksi," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved