Berita Tarakan Terkini
RSUD Tarakan Berganti Nama, Gubernur Kaltara Minta Pelayanan Ditingkatkan
Nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan milik Provinsi Kalimantan Utara pada Senin (6/12/2021), resmi berganti menjadi RSUD dr Jusuf SK.
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan milik Provinsi Kalimantan Utara pada Senin (6/12/2021), resmi berganti menjadi RSUD dr Jusuf SK.
Saat itu Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang meresmikan langsung nama tersebut.
Ditandai lewat penandatanganan prasasti pergantian nama RSUD Tarakan menjadi RSUD dr.H.Jusuf SK.
Dikatakan Gubernur Kaltara, acara peresmian penggantian nama ini wujud janji saat kepergian almarhum dr. H. Jusuf SK pada Jumat 12 November 2021.
Baca juga: Gubernur Kaltara Sidak RSUD Tarakan, Minta Layanan Ditingkatkan
Baca juga: Nakes Terpapar Covid-19 Masih Jalani Isoman, Dua Dokter Masih Dirawat di RSUD Tarakan
Baca juga: Vaksinasi Moderna Bagi Masyarakat Digelar RSUD Tarakan, Antrean Tembus 12 Ribu Orang
“Acara hari ini kami buat sangat super cepat. Saya perintahkan hari ini juga harus sudah diresmikan,” jelasnya.
Dengan berganti nama rumah sakit ini ia berharap bisa menjadi motivasi bagi nakes dan petugas rumah sakit untuk tetap semengat menjalankan tugas.
Terlebih selama masa pandemi Covid-19. Kiranya ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Kalimantan Utara.
"Selain punya simbol pemersatu keberagaman Kaltara juga memberikan dukungan terhadap kegiatan rumah sakit,” beber Drs. Zainal Arifin Paliwang.
Baca juga: Vaksinasi Moderna Digelar Perdana di RSUD Tarakan, Sasar 1.400 Nakes
Adapun selanjutnya, untuk kendala administrasi dalam proses penyelesaian setelah nama RSUD Tarakan berganti.
Ia melanjutkan, memang sejak awal ia melihat belum ada nama di rumah sakit ini.
Sehingga lanjutnya, sebagai bentuk penghargaan atas kiprah dan jasa dr.H. Jusuf SK, nama almarhum diresmikan untuk menjadi nama RSUD Tarakan hari ini.
“Kita berikan penghormatan, penghargaan kepada salah satu tokoh pendidik, tokoh kesehatan. Almarhum pernah menjadi direktur di rumah sakit ini," ujarnya Gubernur Kaltara.
"Almarhum merupakan penggagas berdirinya UBT, juga almarhum dua periode membangun Tarakan,” beber Gubernur Kaltara.
Gubernur melanjutkan, ini juga mengikuti tahapan dan pembentukan tim untuk akhirnya memutuskan pemberian nama RSUD Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.
Dan lanjutnya ini sudah melalui proses panjang. Nama almarhum diberikan kepada rumah sakit ini untuk mengenang seluruh jasa dr. H. Jusuf SK yang memang berlatar dokter.
“Saya dengar beliau mau menerima pasien tidak mampu. Beliau seorang dokter, akademisi," ujarnya.
Selama menjabat sebagai Wali Kota Tarakan banyak perubahan wajah Kota Tarakan yang kita nikmati hari ini.
"Seriusnya beliau untuk memajukan wilayah ini. Beberapa faktor ini kami putuskan dalam rapat tim, sangat pantas diberikan nama dr. H.Jusuf SK,” tegasnya.
Ia berharap, pergantian nama RSUD tidak mengurangi semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Jangan sampai menurun kualitas pelayanannya. Semangat kepada seluruh dokter, perawat, tenaga medis apapun yang sudah bekerja di rumah sakit ini.
"Begitu juga mereka yang sudah berjibaku melawan pandemi, tetap harus bisa menunjukkan kerja lebih baik,” harapnya.
Memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang datang ingin melakukan pengobatan di RSUD dr. H.Jusuf SK.
Di momen itu juga, hadir pula keluarga besar almarhum dr. H.Jusuf SK.
Yakni sang istri Hj. Elizabeth beserta putri almarhum, dr. Ari Yusnita yang juga saat ini menjabat sebagai Dewan Pengawas RSUD dr.H.Jusuf SK.
Penandatanganan prasasti disaksikan langsung keluarga besar almarhum.
Momen itu juga, dr. Ari Yusnita dan RSUD dr.H.Jusuf SK memberikan kejutan ulang tahun.
Dan ucapan selamat ulang tahun kepada Gubernur Kaltara yang merayakan hari lahirnya hari ini, Senin 6 Desember 2021. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rsud-tarakan-kurang-oksigen-buat-pasien.jpg)