Berita Tarakan Terkini
Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Berikan Mobil Dinas ke Dokter Demi Kinerja Maksimal
Upaya menunjang kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), sejumlah dokter
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Upaya menunjang kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), sejumlah dokter menerima kendaraan dinas.
Dikatakan Dirut RSUKT, dr.Joko Hariyanto, ini juga sebagai reward atas kerja keras yang sudah dilakukan selama menangani pandemi Covid-19.
Sebenarnya kata dr. Joko, perencanaan pengadaan mobil dinas untuk para dokter ini sudah lama dilakukan namun masih harus melihat kondisi keuangan RSUKT.
Kebetulan di tahun ini, kata dr. Joko, pendapatan RSKUT yang masuk dalam pengelolaan BLUD semakin membaik.
Baca juga: RSUD Tarakan Berganti Nama, Gubernur Kaltara Minta Pelayanan Ditingkatkan
Baca juga: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali Beber Banyak Gedung Sekolah Terbengkalai
Baca juga: Fakta Kasus Pengeroyokan di THM Tarakan, Pelaku jadi Buron ke Kalbar dan Korban Tewas
“Secara real di lapangan kita masih kekurangan kendaraan dinas. Terutama untuk teman-teman dokter spesialis dan ini yang masih perlu kita terus benahi,” ujarnya.
Apalagi lanjut dr. Joko, ke depannya akan ada pengembangan layanan. Dimana di tahun depan aka nada penambahan polio, dokter jantung, dan ini harus disiapkan sejak awal.
Dan tentunya tidak mungkin membebankan kebutuhan anggaran pada APBD Kota Tarakan untuk mendapatka subsidi.
Sehingga pembelian sekitar empat unit mobil dinas ini berasal dari anggaran BLUD RSUKT.
Ia melanjutkan, selain mobil dinas untuk dokter spesialis juga disiapkan mobil operasional untuk humas.
“Kami siapkan juga nanti teman-teman humas melakukan sosialisasi program RSUKT itu juga sudah ada kendaraan operasionalnya. Ini yang kita utamakan,” jelasnya.
Sementara fasilitas lainnya seperti ambulance, dan untuk kebutuhan pasien sudah mencukupi.
Ia melanjutkan, adapun pengadaan ini juga menjadi salah satu cara menarik minat bagi mereka yang ingin bergabung menjadi dokter spesialis di RSUKT.
Di samping pihaknya berupaya membuat flayer pengumuman formasi yang dibutuhkan dan juga melalui informasi dari rekan-rekan sesame profesi.
Juga inovasi di rumah sakit harus jalan terus. Pengembangan layanan dan program juga.
"Melalui kolega-kolega, grup alumni sudah kami upayakan. Juga bisa akses website resmi kami. Yang jelas kami siapkan tempat tinggal, kendaraan operasional dan salary-nya,” jelasnya.
Mulai dari gaji, insentif bisa menjadi daya tarik untuk mereka agar tertarik datang ke Kota Tarakan dan bergabung ke RSUKT.
“Setelah itu yang penting mereka nyaman kerja di rumah sakit. Itu saja kuncinya,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tenaga-kesehatan-di-tarakan.jpg)