Berita Balikpapan Terkini

Hanya Rp 50 Juta, Potensi Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet di Balikpapan

Potensi penerimaan pajak sarang burung walet di Balikpapan rendah, angkanya hanya berada dikisaran Rp 50 juta.

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Potensi penerimaan pajak sarang burung walet di Balikpapan rendah, angkanya hanya berada dikisaran Rp 50 juta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Haemusri Umar.

"Realisasi pajak sarang burung walet pada tahun ini sudah mencapai 100 persen. Akan tetapi, potensinya memang tidak besar," ujarnya, Kamis (9/12/2021).

Sementara itu, Haemusri Umar membeberkan faktor rendahnya potensi penerimaan pajak sarang bulung walet di Balikpapan.

Menurutnya, banyak pembangunan proyek nasional yang mengakibatkan burung walet bermigrasi ke daerah lain. Seperti ke Penajam Paser Utara, Grogot, atau Samboja.

Baca juga: Potensi Sarang Burung Walet di Berau Sulit Digali, Kendala Izin dan Kepemilikan

Baca juga: Balai Karantina Pertanian Samarinda Lirik Sarang Burung Walet untuk Ekspor Langsung dari Kaltim

Baca juga: Ketua DPRD Kukar Sebut Usaha Sarang Burung Walet Berpotensi Tambah PAD tapi Tak Dikelola dengan Baik

Berkurangnya potensi penerimaan pajak sarang burung walet, kata Haemusri, sudah berlangsung sejak lima tahun yang lalu.

"Burung walet mulai tidak nyaman, akhirnya terbang ke wilayah lain. Dulu memang masif dan potensinya cukup tinggi bisa Rp 200 juta," jelasnya.

Berdasarkan evaluasi hasil laporan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan, ada 200 ton potensi ekspor sarang burung walet dari wilayah Kalimantan Timur.

Kendati demikian, jumlah potensi ekspor produksi sarang burung walet tersebut bukan berasal dari kota minyak. Balikpapan hanya merupakan tempat singgah lantaran terdapat Balai Karantina. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved