Berita Nasional Terkini
Terbaru! Data Korban Gempa NTT Hari Ini, Mensos Risma Instruksikan Pengiriman Bantuan Lewat Tol Laut
Inilah data korban gempa NTT hari ini 15 Desember 2021, Mensos Risma instruksikan pengiriman bantuan lewat tol laut
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah data korban gempa NTT hari ini 15 Desember 2021.
Gempa bumi magnitudo (M) 7,4 yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur juga dirasakan beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Fenomena geologi yang terjadi pada Selasa (14/12), pukul 10.20 WIB ini juga berdampak pada sejumlah kerusakan bangunan, korban luka-luka dan pengungsian.
Salah satu wilayah terdampak, yaitu Kabupaten Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan, telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi paska kejadian.
Baca juga: NEWS VIDEO Sejarah Gempa di NTT: Tahun 1992 Sebabkan Tsunami, 2.000 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: NEWS VIDEO Detik-detik Gempa 7,5 SR di NTT Terekam Kamera Warga
Baca juga: Gempa Berkekuatan 7,5 Magnitudo Guncang Larantuka NTT, Kaltim Bagian Utara Rentan Kena Dampak
Dilansir bnpb,go.id di artikel berjudul Pemerintah Kabupaten Selayar Tetapkan Status Tanggap Darurat Paska Gempa M7,4, Pemerintah Kabupaten Selayar menerbitkan status tersebut melalui surat bernomor 576/XII/Tahun 2021.
Status ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tangal 14 – 27 Desember 2021.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar menginformasikan pada hari ini, Kamis (15/12), pukul 09.00 WIB, gempa M7,4 berdampak pada korban luka dan kerusakan material.
Data sementara mencatat warga luka ringan 5 jiwa dan luka berat 1 jiwa, sedangkan kerusakan di sektor perumahan berjumlah 345 unit, dengan rincian rusak berat 134 unit dan sisanya rusak ringan.
Selain dampak tersebut, BPBD juga mencatat sejumlah fasilitas umum terdampak, antara lain sekolah 3 unit, masjid rusak berat 2, rumah dinas kades rusak berat 1, pelabuhan rakyat 1, balai warga 1 dan gudang rusak ringan 2.
Sementara itu, tiga ribu lebih warga Kabupaten Selayar dilaporkan mengungsi di sejumlah titik.
Total warga mengungsi berjumlah 3.900 jiwa yang tersebar di 17 titik pengungsian.
Berikut ini rincian sebaran warga mengungsi, yaitu :
- Mintu’u 6 titik dengan jumlah 2.000 jiwa
,- Lambego 6 titik (900), Larawu 3 titik (500)
- Puncak Majapahit 1 titik (250)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gempa-magnitudo-75-guncang-larantuka-ntt-bmkg-rilis-peringatan-dini-tsunami-di-sejumlah-wilayah.jpg)