Breaking News:

Virus Corona

Waspadai Varian Omicron, Kaltara Kirim 2 Sampel dari PMI di Nunukan ke Balitbangkes Kemenkes

Virus Corona dengan Varian Omicron dinyatakan resmi terdeteksi di Indonesia.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, menyatakan, pihaknya telah mengirimkan dua sampel hasil positif Covid-19 dari Pekerja Migran Indonesia di Nunukan kepada pihak Balitbangkes Kemenkes untuk diuji secara whole genome sequencing. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Virus Corona dengan Varian Omicron dinyatakan resmi terdeteksi di Indonesia.

Kali ini satu orang di Jakarta dinyatakan terpapar Covid-19 dengan Varian Omicron.

Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan sebelumnya berpesan, agar dinas terkait mewaspadai terjadinya penularan Virus Corona dengan varian baru tersebut.

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Agust Suwandy, pihaknya telah mengirimkan dua sampel hasil positif Covid-19 dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Nunukan, kepada pihak Balitbangkes Kemenkes untuk diuji secara whole genome sequencing (WGS).

Baca juga: Mitigasi Penyebaran Covid-19 Varian Omicron, Wisma Atlet Lockdown 7 Hari, Simak Penjelasan Kapuskes

Baca juga: Ingatkan Warga Bontang akan Varian Omicron, Isran Noor: Corona Sontoloyo, Program Kita Terganggu

Baca juga: Jangan Sepelekan Pilek, Lengkap Ciri & Gejala Virus Corona Varian Omicron yang Sudah Masuk Indonesia

Pengiriman sampel ini dalam rangka mengetahui secara pasti, apakah para PMI tersebut terpapar Varian Omicron atau tidak.

"Kami baru kirim dua sampel yang dari PMI, Rabu kemarin kami antar ke Balitbangkes," kata Agust Suwandy, Jumat (17/12/2021).

Kendati telah mengirimkan sampel ke Balitbangkes, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan hasil tersebut dapat keluar.

"Tapi biasanya pemeriksaan itu agak lama kalau antrian banyak, kami tidak tahu hasilnya keluar kapan, jadi kami pantau terus," terangnya.

Baca juga: Ciri-ciri Gejala Positif Omicron dan Cara Pencegahan, Waspada Sudah Masuk Indonesia

Agust menyampaikan, berdasarkan beberapa kriteria, sampel dari PMI yang dikirimkan ke Balitbangkes cukup jauh dari dugaan Varian Omicron.

Mengingat hasil PCR dua sampel tersebut menunjukan nilai CT Value sudah di atas 30, atau sudah di masa penyembuhan.

Namun karena PMI adalah pelaku perjalanan dari luar negeri, pihaknya tetap mengirimkan sampel tersebut ke Balitbangkes Kemenkes.

"PMI di Nunukan itu masuk kriterianya karena perjalanan dari luar negeri. Tapi kalau dari kriteria lainnya, dari CT Value, dari kondisi pasien dan luasan penularan itu tidak masuk," ujarnya.

Karena untuk pengiriman WGS juga dilihat tingkat CT Value-nya di bawah 25.

"Kalau kemarin yang kita kirim itu sudah di atas 30, jadi menjelang sembuh. Kemungkinan ini dari kasus lama, jadi kecurigaan Omicron agak jauh, tapi karena ini dari luar negeri jadi kita waspadai," terangnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved