Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Minyak Goreng Masih Mahal meski HET Telah Ditetapkan

Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami lonjakan tajam. Salah satunya, minyak goreng

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya kenaikan harga CPO dunia. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami lonjakan tajam. Salah satunya, minyak goreng.

Harga minyak goreng melonjak dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan masyarakat karena perannya sebagai kebutuhan pokok (minyak goreng mahal).

Kenaikannya tak hanya terjadi pada minyak goreng kemasan, namun juga terjadi pada minyak goreng curah yang biasa dijual dalam kemasan plastik bening di pasaran.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sebenarnya sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 liter.

Baca juga: Jelang Nataru Harga Minyak Goreng dan Cabai Naik di Tana Tidung, Disperindagkop Awasi Pengepul Nakal

Baca juga: Harga Minyak Goreng Melonjak di Malinau, Disperindagkop akan Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga

Baca juga: Harga Minyak Goreng Kemasan di Nunukan Naik hingga Tembus Rp 92 Ribu, Warga Andalkan Produk Malaysia

Namun fakta di lapangan, harga minyak goreng sudah jauh melebihi HET. Di beberapa pasar, harga minyak goreng sudah berada di atas Rp 18.000 per liter.

Sulis, salah seorang pedagang di Pasar Palmerah, Jakarta, mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng bisa dikatakan terjadi setiap sepekan sekali.

"Tiap minggu naik dia (harga minyak goreng), per karton naik Rp 3.000 (per seminggu sekali). Jadi barang datang baru, sudah naik lagi begitu," kata Sulis dikutip dari Live Streaming Kompas TV.

Menurut dia, kenaikan dalam seminggu sekali tak hanya terjadi pada minyak goreng kemasan, namun juga berlaku untuk minyak goreng curah.

"Kalau minyak curah juga sama, per jerigen naik Rp 3.000 sampai Rp 5.000," ucap Sulis.

Harga minyak goreng di Pasar Palmerah kini dibanderol Rp 20 ribu per kilogram. Naik dari harga sebelumnya Rp 15 ribu per kilogram.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved