Gudang di Samarinda Terbakar
BREAKING NEWS Dua Gudang Milik Dinas Pertanian Kaltim Ludes Terbakar
Dua gudang penyimpanan milik Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendadak terbakar, Minggu (26/12/2021), Pukul 19.00 WITA
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dua gudang penyimpanan milik Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendadak terbakar, Minggu (26/12/2021), Pukul 19.00 WITA.
Dari informasi yang berhasil Tribunkaltim.co himpun, gudang yang berada di Jalan Toyib Adi Kusuma, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.
Dari keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari gudang utama.
Menurut keterangan Iswan (49), sempat terdengar ledakan dua kali dan setelahnya api langsung membesar dan melahap gudang bermaterial kayu tersebut.
Saat ini Dinas Pemadam Kebakaran tengah melakukan pemadaman di kawasan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Kaltim ini.
Baca juga: Waroeng Steak & Shake Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Gunung Polisi
Baca juga: Penyebab Kebakaran di Gunung Polisi Balikpapan Belum Diketahui, Polisi Tunggu Hasil Puslabfor
Baca juga: Stop Salurkan Bantuan Baju Bekas ke Korban Kebakaran di Baru Ilir Balikpapan
Juga puluhan satuan relawan juga mulai membantu melakukan pemblokan area kebakaran.
Disdamkar Ingatkan Bahaya Kebakaran
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran atau Disdamkar Kota Samarinda mengingatkan pada Natal dan Tahun Baru ini agar waspada bahaya kebakaran.
Staff Pemadam dan Investigasi Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman mengajak masyarakat Kota Tepian mewaspadai ketika aktivitas memasak yang cenderung meningkat dari hari biasa pada saat Natal dan Tahun Baru.
"Penting untuk diingatkan, aktivitas cenderung meningkat dibanding hari-hari biasa, termasuk kesibukan dalam menyiapkan makanan dan kue," ungkapnya Kamis (23/12/2021) hari ini.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Mengontrol kompor dan mematikan alat elektronik apabila tidak dipergunakan lagi. "Musibah kebakaran bisa karena pemilik rumah, ibu rumah tangga utamanya yang lupa mengontrol kompor," ucap Sunardi Siman.
Di samping itu, penggunaan alat elektronik rumah tangga juga memiliki risiko pemicu musibah kebakaran. Dari beberapa kejadian, kebanyakan musibah kebakaran terjadi berawal dari arus pendek listrik.
Baca juga: Kebakaran di Perbatasan Samarinda - Kukar, Satu Bangunan Ludes, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan
Untuk itu, Sunardi Siman mengingatkan seluruh masyarakat Kota Tepian agar terus berhati-hati dan waspada, karena dikhawatirkan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ketika meninggalkan rumah, dia juga mengimbau untuk mengecek kelistrikan terutama pada terminal arus listrik.
Selain itu, kata Sunardi Siman, seperti tahun-tahun yang telah lalu, pihaknya bersiaga penuh dengan personel serta unit mobil pemadam kebakaran di 11 posko Disdamkar yang tersebar di seluruh Kecamatan Kota Samarinda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-pemadaman-api-yang-melahap-gudang-penyimpanan-dinas-pertanian-kaltim.jpg)