Breaking News:

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi 2022, Menko Airlangga Ajak untuk Terus Berinovasi dan Optimis

Perekonomian Indonesia diprediksi akan tumbuh di atas 5 persen pada Triwulan IV-2021 dan 3,7 persen sampai dengan 4.0 persen secara tahun penuh 2021.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Tim Media Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat melakukan operasi pasar, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perekonomian Indonesia diprediksi akan tumbuh di atas 5 persen pada Triwulan IV-2021 dan 3,7 persen sampai dengan 4.0 persen secara tahun penuh 2021.

Prediksi tersebut diperkirakan akan tercapai karena berbagai indikator utama dalam perekonomian nasional telah menunjukkan perbaikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan beberapa hal yang akan mewujudkan prediksi pertumbuhan ekonomi di akhir 2021 tersebut, dalam acara Indonesia Business Forum TV One, Selasa (29/12/2021) malam.

Melandainya kasus positif Covid-19 mendorong mobilitas masyarakat dan berpotensi meningkatkan sektor-sektor strategis seperti industri manufaktur dan perdagangan.

Baca juga: Optimalkan Peran UMKM, Menko Airlangga Sebut KUR Dibutuhkan dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi

Selain itu, sektor lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi yakni sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial karena semakin efektifnya penanganan Covid-19 dan meluasnya pelaksanaan vaksinasi, kemudian sektor informasi dan komunikasi akibat adaptasi kebiasaan baru yang membutuhkan koneksi internet, serta sektor pertambangan dan penggalian yang disebabkan tingginya permintaan ekspor dan penguatan harga komoditas.

Terkait pencapaian penerimaan perpajakan, tercatat sampai 26 Desember 2021 jumlah neto penerimaan pajak mencapai Rp 1.231,87 triliun atau menembus 100,19 persen dari target yang diamanatkan dalam APBN sebesar Rp 1.229,6 triliun.

"Jadi dari sisi penerimaan aman dan dari segi Indeks Keyakinan Konsumen juga kami berharap akan naik lagi di triwulan IV," tutur Menko Airlangga.

Kinerja investasi di 2021 juga tergolong sangat baik dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan.

Realisasi investasi pada Triwulan III-21 telah mencapai Rp 216,7 triliun atau meningkat sebesar 3,7 persen (yoy), yang terdiri atas PMA sebesar Rp 103,2 triliun (47,6 persen) dan PMDN sebesar Rp 113,5 triliun (52,4 persen).

Baca juga: Langkah Nyata Stabilisasi Harga Pangan di Akhir Tahun, Menko Airlangga Lakukan Operasi Pasar

Sepanjang triwulan I-III 2021, realisasi investasi telah mencapai Rp 659,4 triliun atau 73,3 persen dari target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp 900 triliun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved