Breaking News:

OTT KPK di PPU

Bupati Penajam Paser Utara Kena OTT KPK, Posisi akan Digantikan Wabup Hamdan

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gaffur Masud (AGM) diciduk KPK, Kamis (13/1/2022).

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
Gubernur Kaltim, Isran Noor melalui juru bicara M Syafranuddin, saat ini pihaknya menunggu keputusan resmi dari KPK soal Bupati Penajam Paser Utara yang tertangkap KPK. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gaffur Masud (AGM) diciduk KPK, Kamis (13/1/2022).

Saat ini adik dari Walikota Balikpapan, Rahmad Masud itu dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak hanya Bupati AGM, beberapa pejabat pun dibawa untuk dilakukan pemeriksaan.

Jika melihat kondisi seperti ini, Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Hamdan akan menjadi pelaksana harian Bupati.

Baca juga: Siapa Saja dan Jabatannya? Terkuak 4 ASN Pemkab PPU Ikut Ditangkap Bersama Bupati AGM dalam OTT KPK

Baca juga: Bupati PPU Kena OTT KPK, Gubernur Kaltim Isran Noor ke Jakarta

Baca juga: OTT KPK di Penajam Paser Utara, Kapolda Kaltim Sebut 3 Orang Diamankan, Masih Jalani Pemeriksaan

Hal tersebut dibenarkan oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Melalui juru bicara M Syafranuddin, saat ini pihaknya menunggu keputusan resmi dari KPK.

Jika memang menjadi tersangka maka status Plh itu akan berubah menjadi pejabat (Pj) Bupati.

"Kita tunggu aja dulu, kalau sudah ada resminya dari KPK, mungkin akan ada Plh dari Pak Wakil Bupati PPU, pelaksana harian dulu," ucap kepala Biro Adpim Pemprov Kaltim ini.

"Tergantung dari kasus itu, paling tidak tiga bulan lah. Karena ini jabatan kepala daerah berbeda Plh yang lain, tidak bisa menandatangani anggaran, nanti aku lihat dulu setelah itu menjadi Pj (penjabat)," ucapnya lagi.

Saat ini ia mengimbau kepada masyarakat maupun pegawai di lingkungan pemerintahan PPU untuk tetap tenang.

Kegiatan pemerintahan tetap dilaksanakan seperti biasanya.

"Diimbau kepada masyarakat dan pejabat di Penajam Paser Utara tetap tenang, dan bekerja bagaimana mestinya. Semua jadi pembelajaran bagi kita," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved