Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Pemkot Balikpapan Bangun Pasar Berstatus SNI, Pasar Klandasan Jadi Role Model

Dinas Perdagangan Kota Balikpapan akan melakukan revitalisasi di seluruh pasar rakyat yang ada di Balikpapan secara bertahap.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi tampak depan bangunan pasar Klandasan Balikpapan yang rencananya akan direnovasi pada tahun ini. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Kota Balikpapan akan melakukan revitalisasi di seluruh pasar rakyat yang ada di Balikpapan secara bertahap.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, pasar rakyat di Balikpapan tak hanya perlu rehabilitasi, namun membutuhkan revitalisasi atau membangun pasar.

Pihaknya berencana membangun pasar berstatus Standar Nasional Indonesia (SNI), terdapat 44 kriteria syarat yang harus dilengkapi untuk mendapat kategori pasar SNI.

Pasar Klandasan akan menjadi pasar pertama yang mendapat sentuhan perbaikan tersebut. Arzaedi Rachman juga sudah berkonsultasi dengan Sekretaris Daerah dalam hal ini.

“Saran dari sekda perbaikan sudah sulit dan secara konstruksi tidak memungkinkan. Itu harus dibangun ulang, makanya perlu revitalisasi,” ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Penuhi Keinginan Pedagang, Walikota Rahmad Masud akan Renovasi Pasar Klandasan Balikpapan Tahun Ini

Baca juga: Belum SNI, Pemkab Berau Segera Sesuaikan Standar Pasar Sanggam Adji Dilayas

Pihaknya telah memulai dengan detail engineering design (DED) revitalisasi, kemudian menyiapkan DED untuk tempat penampungan sementara.

Targetnya setiap tahun akan ada satu pasar yang mendapat revitalisasi. Kebutuhan biaya revitalisasi itu sekira Rp 12-20 miliar untuk setiap pasar.

"Tergantung luasan lokasi pasar dan jumlah pedagang,” kata Arzaedi Rachman.

Jika bangunan baru telah rampung, Dinas Perdagangan Balikpapan mulai melakukan penataan zonasi dan peraturan secara ketat. (*) 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved