Breaking News:

Virus Corona di Kutim

Target Vaksinasi Covid-19 Sesuai Data Capil, Dinkes Kutai Timur: Tidak Ada Sasaran yang Kebanyakan

Dinas Kesehatan Kutai Timur beberapa waktu lalu mendapat kritikan dari beberapa camat terkait jumlah sasaran Vaksinasi Covid-19.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Dinas Kesehatan Kutai Timur beberapa waktu lalu mendapat kritikan dari beberapa camat terkait jumlah sasaran Vaksinasi Covid-19.

Camat menilai jumlah target yang diberikan oleh Dinkes, angkanya terlalu banyak dan kemungkinan tidak sesuai dengan sasaran penerima vaksin yang ada di lapangan.

Diketahui target penerima vaksinasi di Kabupaten Kutai Timur sebanyak 333.961 jiwa, dan jumlah tersebut memang ditentukan langsung oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Menanggapi hal ini, Dinkes Kutim langsung melakukan pencocokan data dengan Disdukcapil dan memang didapati jumlah sasaran vaksinasi sudah sesuai.

"Kita minta data sama Disdukcapil, ternyata secara kumulatif data sasaran dari KPC PEN itu yang 333 ribu sekian itu sama dengan Disdukcapil," ujar Kabid P2P Dinkes Kutim, Muhammad Yusuf, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Binda Kaltim Gandeng Dinkes Kutim Gelar Vaksinasi untuk Golongan Lanjut Usia

Baca juga: Kejar Target 50 Persen, Dinkes Kutim Genjot Vaksinasi di 18 Kecamatan dan Latih 100 Vaksinator

Baca juga: Dinkes Kutim Gandeng RS Swasta Vaksin Ibu Hamil, Kadinkes Ingin Lokasi Terjangkau dan Nyaman

Namun berdasar pada data Dukcapil, jumlah tersebut merupakan data per daerah sehingga kuota di kecamatan tidak ikut tercantum di dalamnya.

Untuk itu, per tanggal 11 Januari 2022, Dinkes Kutim akan menggunakan data dari Dukcapil untuk pembagian target vaksinasi sehingga tidak ada lagi alasan bahwa target di kecamatan terlalu banyak.

"Berdasarkan kesepakatan, kita menggunakan data Disdukcapil. Jadi kami mohon tidak ada lagi Kecamatan yang protes mengenai data sasaran," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Oleh karenanya, menurut Yusuf, yang terpenting saat ini dilakukan oleh pemerintah kecamatan adalah mendorong sebanyak-banyaknya warga untuk menerima vaksinasi.

Terutama golongan lansia yang peningkatan capaiannya masih menjadi batu pengganjal untuk penyelenggaraan PTM 100 persen di Kutim.

"Ternyata data totalnya Disdukcapil Kutai Timur dan data totalnya KPC PEN sama, tidak ada masalah. Cuman sekarang masalahnya, bagaimana kita bergerak cepat mencari yang lansia yang mau vaksin," ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved