Breaking News:

OTT KPK di PPU

Ketua dan Bendum Dicokok KPK, Kantor DPC Demokrat Balikpapan Mendadak Sepi, Semua Pengurus Bungkam

Kantor DPC Demokrat Balikpapan tampak tutup pasca Ketua DPC Abdul Gafur Masud yang juga merupakan Bupati Penajam Paser Utara terjaring OTT KPK.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Kantor DPC Demokrat Balikpapan tampak tutup pasca Ketua DPC Abdul Gafur Mas'ud yang juga merupakan Bupati Penajam Paser Utara terjaring OTT KPK. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kantor DPC Demokrat Balikpapan tampak tutup pasca Ketua DPC Abdul Gafur Masud yang juga merupakan Bupati Penajam Paser Utara terjaring OTT KPK.

Dalam pantauan TribunKaltim.Co, Kantor DPC Partai Demokrat Balikpapan yang berada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Balikpapan itu lengang dan tidak menunjukkan adanya aktivitas.

Dalam penangkapan OTT KPK, Abdul Gafur Masud (AGM) ditetapkan sebagai tersangka bersama Bendahara Umum Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.

Nur Afifah Balqis disebutkan pada urutan keempat daftar 11 orang yang diamankan KPK dalam OTT Bupati Penajam Paser Utara. Ia juga ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK.

KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud sebagai tersangka atas dugaan menerima suap pengadaan barang dan jasa dan perizinan.

Baca juga: Soal Dugaan Setoran ke Elite Parpol dalam OTT Bupati PPU, KPK Sebut Itu Bisa Jadi Petunjuk

Baca juga: AGM Dicokok KPK, Muncul Calon Tunggal Ketua Demokrat Kaltim, Panitia Musda Enggan Komentar

TribunKaltim.co berusaha mengonfirmasi terkait kondisi Partai Demokrat Balikpapan saat ini. Namun, tidak ada satupun perwakilan yang bisa memberikan komentar.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Balikpapan, Ali Munsjir Halim meminta agar awak media mengkonfirmasi langsung kepada DPD Demokrat Kaltim.

Menurutnya, DPC Demokrat Balikpapan tidak bisa memberikan komentar terkait kondisi partai saat ini. Pihaknya hanya menunggu arahan dari pusat.

"Silakan langsung ke DPD. Kami di DPC tidak dapat memberikan statement. Walaupun Sekretaris DPC juga tidak bisa memberikan statement, kita menunggu arahan dari pusat," ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Sementara, anggota fraksi Partai Demokrat DPRD Balikpapan lainnya, Mieke Henny juga tidak bisa memberikan komentar. Ia mengarahkan awak media untuk menemui Sekretaris Partai.

Baca juga: Sempat Beri Dukungan di Musda DPD Kaltim, DPC Demokrat Bontang Sebut Kasus AGM Turunkan Citra Partai

"Masalah ini langsung ke sekretaris partai aja," kata Mieke Henny.

TribunKaltim.co pun telah mencoba menghubungi Sekretaris DPC Partai Demokrat Balikpapan, Abdul Salam sejak pagi tadi, namun hingga sekarang tak kunjung ada jawaban. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved