Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Tertunda akibat Pandemi Covid-19, Daftar Tunggu Haji di Kutim Capai 32 Tahun

Pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini berdampak pada masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Kutai Timur.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kepala Kantor Kemenag Kutim, H Nasrun mengatakan masa tunggu haji di Kutim mencapai 32 tahun. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini berdampak pada masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kutai Timur, H Nasrun mengungkap penundaan keberangkatan dua tahun terakhir menambah daftar panjang masa tunggu haji.

Akibatnya, masa tunggu haji di Kutim kini mencapai 32 tahun lamanya sedangkan kuota keberangkatan haji per tahunnya hanya 175 jamaah.

"Jadi kalau terkait kuota haji, pakai standar per mil ya. Jadi itu dari 1.000 warga, kita dapat 1. Kuota resmi yang dibagikan dari provinsi ke kita, yaitu 175 orang per tahun," ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Dengan hitungan ini, per daerah memiliki perbedaan kuota untuk keberangkatan haji per tahunnya menyesuaikan jumlah banyaknya penduduk.

Baca juga: 290 Jamaah Umrah Asal Kaltim Berangkat, Wajib Karantina Sehari di Asrama Haji Pondok Gede

Baca juga: Kepala Kemenag Kukar Harap Maret Sudah Ada Informasi Kejelasan Keberangkatan Haji

Dengan terbatasnya kuota ini, sementara calon haji yang mendaftar sudah mencapai 5.475 jamaah, maka menambah panjang masa tunggu hingga 32 tahun.

"Kalau kita sendiri kita di angka 32 tahun masa tunggunya, karena jemaah kita ini sudah di atas 5 ribu," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Terlebih dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat selama dua tahun belakangan ini untuk tidak memberangkatkan jemaah haji.

Tentunya penundaan ini menjadi kendala walaupun pemerintah optimistis kembali memberangkatkan haji di tahun 2022 ini.

"Untuk tahun ini, Insya Allah mudah-mudahan pemerintah memberangkatkan. Walaupun belum maksimal karena kita secara resmi belum mendapat kepastian terkait regulasi pemberangkatan haji," ujarnya.

Baca juga: Jamaah Umrah Harus Tunjukkan Kesiplinan, Jadi Modal Dapat Kuota Haji

Kendati demikian, Nasrun menjelaskan pemerintah pusat sedang berupaya melobi ke Negara Arab Saudi, baik itu dari Kementerian dan dari DPR RI supaya bisa diberangkatkan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved