Kabar Artis
Ernest Prakasa Komentari Nama IKN Baru Nusantara, 'Agak Janggal Gak Sih?'
Komedian sekaligus sutradara perfilman Indonesia Ernest Prakasa angkat bicara terkait nama baru untuk Ibu Kota Baru (IKN) yang terletak di Kalimantan
TRIBUNKALTIM.CO - Komedian sekaligus sutradara perfilman Indonesia Ernest Prakasa angkat bicara terkait nama baru untuk Ibu Kota Baru (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur.
Nama yang diperkirakan akan digunakan sebagai nama Ibu Kota baru yang dikomentari oleh Ernest Prakasa adalah Nusantara.
Komentar itu ditulis di akun Twitter pribadi Ernest Prakasa.
Sebagai stand up komedian, suami Meira Anastasia ini dikenal sebagai pribadi yang vokal menyuarakan hal dan keresahannya.
Mulai dari perkara kasus koruptor hingga komedi satir yang kerap dibawakannya di atas panggung stand up komedi dan film-film garapannya.
Baca juga: Viral Referendum Tolak Ibu Kota Baru, Respon PKS, Tiru Kazakhstan, Fadli Zon Usul Tolak Nusantara
Kali ini, Ernest pun tak ragu untuk menyuarakan keresahannya terkait nama baru untuk Ibu Kota Negara yang baru itu.
"Sejak dulu makna "Nusantara" adalah keseluruhan Indonesia. Kalo dijadiin nama ibukota, buat gw sih agak janggal. Ya ga sih?" tulis Ernest Prakasa dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (19/1/2022).
Bagi ayah dua anak itu, nama Nusantara sudah melekat dengan panggilan untuk keseluruhan Indonesia.
Jadi agak janggal apabila kini Nusantara hanyalah sebagian kecil dari Indonesia yang berbentuk Ibu Kota Negara.
"Jatuhnya makna ganda, Khawatir di kemudian hari muncul informasi yang gak jelas arahnya, ntah merujuk ke nusantara ibukota atau nusantara Indonesia. Kenapa gak buat nama lain ajasih yang lebih mudah dipahami," komentar akun @aaiiseee.
Keresahan yang sama ternyata dirasakan oleh para pengikut sutradara pemenang Piala Citra ini.
Alasan Pemerintah di Balik Nama Nusantara
Seperti diketahui, pemerintah telah memilih ibu kota baru di Kalimantan Timur yang akan diberi nama Nusantara.
Hal itu diungkap oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022).
"Ini saya baru mendapatkan konfirmasi dan perintah lagsung dari Bapak Presiden yaitu pada hari Jumat. Jadi sekarang hari Senin, hari Jumat lalu, dan beliau mengatakan ibu kota negara ini Nusantara," kata Suharso, dikutip dari Kompas.com, Senin (17/1/2022).
Baca juga: Nusantara Tanpa Pilkada, Jokowi Bocorkan 4 Nama Calon Kepala Otorita IKN di Kaltim, Cek Profilnya
Adapun nama ibu kota tersebut awalnya ingin dimasukkan ke dalam RUU IKN, tetapi ditahan sebelum akhirnya diberikan konfirmasi oleh Presiden Joko Widodo.
Lantas, apa arti kata Nusantara yang menjadi nama ibu kota baru?
Arti Nusantara
Dalam laman Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), kbbi.kemdikbud.go.id, terdapat penjelasan apa itu Nusantara.
Menurut laman kbbi.kemdikbud.go.id, Nusantara adalah sebutan (nama) bagi seluruh wilayah kepulauan Indonesia.
Sementara itu, Suharso mengatakan, Nusantara dipilih sebagai nama ibu kota negara baru di Kalimantan Timur karena kata tersebut sudah dikenal sejak lama dan ikonik di dunia internasional.
"Alasannya adalah Nusantara sudah dikenal sejak dulu, dan ikonik di internasional, mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua Republik Indonesia," kata dia.
Baca juga: Nama Ibu Kota Negara yang Baru di Kalimantan Timur adalah Nusantara, Berapa Biaya Pemindahan IKN?
Ia mengatakan, pemerintah telah meminta pertimbangan dari ahli bahasa dan ahli sejarah untuk memilih nama yang paling tepat untuk ibu kota baru.
Ketua Umum PPP itu menyebutkan, ada sekitar 80 nama yang diusulkan unutk menjadi nama ibu kota baru, antara lain Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Pertiwipura, dan Cakrawalapura.
"Tetapi kemudian akhirnya dipilih kata Nusantara tanpa kata jaya," kata Suharso.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
(TribunKaltim.co/Nadia Firdaus)