Berita Kaltim Terkini

Mahasiswa Kutim Sampaikan Aspirasi Terkait Infrastruktur ke Anggota Komisi III PRD Kaltim

Dinilai minim pembangunan di wilayah Kutai Timur, Kaltim terutama akses infrastruktur jalan menjadi perhatian khusus dari kelompok mahasiswa

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Mahasiswa dari dua aliansi Kutim menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur di Kutim yang masih minim pembangunan ke anggota DPRD Kaltim Komisi III Agus Arash. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dinilai minim pembangunan di wilayah Kutai Timur, Kaltim terutama akses infrastruktur jalan menjadi perhatian khusus dari kelompok mahasiswa. 

Berbagai hal dikritisi mahasiswa yang menilai pemerintah masih kurang memprioritaskan pembangunan tersebut dikarenakan banyaknya jalanan yang rusak.

Hal itu pun disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Kaltim Komisi III Agus Arash.

Ketua HIPMA-KT (Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kutai Timur) Angga Gilang Permadi menyampaikan, banyak sektor yang mestinya dibenahi oleh Pemerintah baik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. 

Semisal infrastruktur jalan tiap Kecamatan dan Desa yang masih belum mendapat pembehanah.

Baca juga: Mantan Pj Walikota Bontang Diusulkan Jadi Penjabat Sekda Kaltim Gantikan Sabani

Baca juga: Binda Kaltim Vaksin Murid SD di Kutim, 861 Anak Usia 6-11 Tahun Terima Penyuntikan

Baca juga: Menteri PUPR Ajukan Anggaran Rp 46 Triliun Buat Bangun Inti Ibu Kota Negara di Kaltim

Masalah tenaga kerja, meningkatkan mutu kualitas pendidikan demi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, fasilitas kesehatan yang belum baik serta hal lainnya. 

"Kami sangat harapkan, baik Pemprov dan Pemkab segera serius memperbaiki akses jalanan tiap Kecamatan yang masih hancur, hari inu kami sampaikan ke Wakil Rakyat Pak Agus Arash untuk bisa mengawal serta mengeksekusi apa yang menjadi harapan masyarakat," ujar Gilang pada Selasa (25/1/2022) hari ini.

Penyampaian juga diutarakan Dewan Pembina IKBM (Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa) Kaubun, Yohanes Richardo Nanga Wara.

Dia mengatakan bahwa porsi anggaran membutuhkan pengawalan khusus untuk pembangunan infrastruktur akses antar Kabupaten Kota.

Mulai dari penghubung antar Kecamatan Kaliorang, Sangkulirang, Kaubun, Karangan hingga Berau tentunya besaran anggaran yang dikeluarkan harus sesuai dengan kebutuhan pembangunan.

"Kami dari mahasiswa Kutim akan terus mengawal dan mengkritisi pembangunan infrastruktur karena menjadi urgensi, tentunya kami juga mendesak agar Pemkab juga bertindak secara serius menyelesaikan serta menjalankan pembangunan berbagai sektor terutama infrastruktur jalanan," beber pria yang biasa dipanggil Richardo.

Baca juga: Sultan Paser Ingatkan Kearifan Lokal Harus Diperhatikan pada Wilayah Ibu Kota Negara di Kaltim

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kaltim Komisi III Agus Arash mengatakan, siap mengawal aspirasi dari mahasiswa terkait pembangunan di Kutim yang dirasa masih miris dari pembangunan. 

"Pembangunan infrastruktur terkhusus akses jalanan antar Kabupaten dan Kota yang merupakan jalan Provinsi tentunya menjadi prioritas pembangunan kedepan," tegasnya.

"Tentunya menjadi fokus utama dalam perbaikan infrastruktur sehingga kita juga perlu masukan-masukan dari mahasiswa untuk membangun Kutim bersama kedepannya," sambung Agus Arash. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved