Selasa, 7 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Ekspor Batu Bara Sudah Dibuka, KSOP Samarinda Langsung Layani 114 Dokumen

Setelah bersabar selama satu bulan penuh, akhirnya Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ekspore batu bara sudah bisa kembali diterbitkan

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
INDUSTRI BATU BARA- Sejumlah kapal tongkang muatan batu bara ditarik tugboat melintasi perairan Sungai Mahakam, Selasa (1/2/2022).Aktifitas lalu lintas industri batu bara kembali tampak di Sungai Mahakam saat dibukanha kembali ekspor batu bara per 1 Februari. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Setelah bersabar selama satu bulan penuh, akhirnya Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ekspore batu bara sudah bisa kembali diterbitkan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, Mukhlis Tohepaly menerangkan, bahwa pengurusan SPB ekspor batu bara sudah dibuka kembali per tanggal 1 Februari 2022.

"Bahkan saat ini sudah ada 114 pengurusan dokumen kapal untuk ekspor batubara," sebutnya saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Rabu (2/2/2022).

"Tentu jumlah ini wajar karena satu bulan terhenti. Jadi sekarang sudah normal semuanya," sambungnya.

Ia juga membantah isu bahwa ekspor batu bara sudah dibuka sejak 12 Januari lalu.

Baca juga: Pencabutan Larangan Ekspor Batu Bara, 3 Perusahaan di Paser Mulai Mengirim ke Luar Negeri

Baca juga: Lanal Balikpapan Tangkap 47 Kru ABK, Gagalkan Pencurian 31 Ton Batu Bara dari Kaltim

Baca juga: Siapa Tan Paulin yang akan Dipanggil Panja Ilegal Mining Komisi VII? Disebut Ratu Batu Bara Kaltim

"Semua sesuai edaran di awal, pelarangan ekspor batu bara dari 1-31 Januari ini," ucapnya menegaskan.

Terkait segala kebijakan, Ia menekankan bahwa KSOP sifatnya hanya menunggu.

Di mana, apabila di instansi lain sudah tidak ada permasalahan, maka KSOP bisa menjalankan.

"KSOP itu birokrasinya singkat. Situasi pelarangan ekspore batu bara kemarin saja, kalau kantor pusat clear, kita juga clear," terangnya.

Meski begitu, Mukhlis Tohepaly turut berharap agar kejadian yang sudah terjsdi beberapa kali ini tidak terulang kembali.

Baca juga: Berikut Nama-nama Kapal Pengangkut Batu Bara yang Sudah Diizinkan Ekspor ke Luar Negeri

"Namun pastinya, setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah tentu memiliki alasan kuat di baliknya. Dan sekarang semua sudah berjalan sebagaimana mestinya lagi," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved