Berita Nasional Terkini

Temukan Video Syur Saat Cek Hp, Ternyata Anak di Bawah Umur di Kalteng Korban Rudapaksa Guru Ngaji

Seorang pria berinisial BM (36) yang berprofesi sebagai guru ngaji tega rudapaksa muridnya sendiri terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur

Editor: Samir Paturusi
istimewa
Ilustrasi-Seorang pria berinisial BM (36) yang berprofesi sebagai guru ngaji tega rudapaksa muridnya sendiri terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 

TRIBUNKALTIM.CO- Seorang pria berinisial BM (36) yang berprofesi sebagai guru ngaji tega rudapaksa muridnya sendiri terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Diketahui korbannya adalah gadis kecil berusia 12 tahun sebut saja namanya Bunga.

Selain menjadi guru ngaji, BM menjadi karyawan swasta di Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Kapolsek Telawang, Ipda Rakhmat Effendi membenarkan adanya kejadian asusila terhadap Anak di bawah umur.

Pelaku juga berhasil diringkus petugas Polsek Telawang, Selasa (1/2/2022) kemarin.

“Telah terjadi tindak pidana perbuatan asusila terhadap Anak di bawah umur, pelaku berinisial BM yang merupakan helper bus dan seorang guru ngaji yang sudah berlangsung selama 5 tahun,” jelasnya kepada Tribunkalteng.com.

Baca juga: Keluarganya Bunuh Diri Karena Cinta Ditolak, Para Preman Culik & Rudapaksa Ibu Muda

Baca juga: Seorang Gadis Dirudapaksa Pacarnya Bersama Temannya di Aceh Tenggara

Baca juga: Gadis Tunawicara Dirudapaksa Seorang Kakek di Serang, Kini Sedang Hamil 6 Bulan

Ungkap Kapolsel Telawang, tindakan bejat tersebut dilakukan oleh BM pada seorang anak perempuan, sebut saja Bunga berusia 12 tahun, yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Ipda Rakhmat Effendi pun menjelaskan kronologi tindakan bejat yang dilakukan BM.

Saat itu pelapor berinisial SS (31) mengecek handphone korban, terkejut karena banyak ditemukan pesan WhatsApp dengan tersangka BM yang isinya sangat tidak pantas dan banyak di temukan video syur.

Kemudian SS bertanya kepada Bunga mengenai hal tersebut dan korban menyatakan, terlapor telah melakukan tidak asusila kepada korban.

Bunga selama ini tidak berterus terang karena takut.

Selanjutnya SS menghubungi BM, kemudian BM mengakui bahwa telah melakukan tindakan asusila kepada korban.

“Tersangka BM melakukan perbuatan bejat terhadap Bunga sebanyak 3 kali di 2 lokasi yang berbeda yaitu, di samping WC Masjid Nurul Huda dan di rumah BM sebanyak 2 kali,” tambahnya.

Atas perbuatan BM, SS selaku orang tua merasa keberatan dan melaporkan ke Polsek Telawang guna proses lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved