Berita Nasional Terkini

Peran Munarman di Kampanye ISIS Indonesia Terbongkar, Eks Bos FPI Jadi Publik Figur

Peran Munarman di kampanye ISIS Indonesia terbongkar, Eks bos FPI jadi publik figur

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman dianggap sebagai publik figur bagi kelompok Jamaah Ansharut Daulah.

Diketahui, JAD terafiliasi dengan ISIS pimpinan Syeh Abu Bakr al-Baghdadi demi mendukung tegaknya daulah islamiah.

Hal itu diungkapkan oleh saksi berinisial RS yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (7/2/2022).

RS juga merupakan terdakwa dugaan tindak pidana terorisme.

Pernyataan itu bermula saat jaksa memastikan kembali Berita Acara Pemeriksaan RS mengenai peran eks Sekum FPI dalam perkembangan daulah Islamiah di Indonesia.

"BAP poin 13. Saya lanjutkan.

Baca juga: Eks Laskar FPI Marah Besar di Pengadilan, Bongkar Taklim Munarman Penuh Racun

Apakah kontribusi Munarman kepada perjuangan daulah islam ISIS di indonesia jelaskan?

Yang saya ketahui bahwa munarman memiliki kontribusi yang cukup besar pada perkembangan daulah islamiah di indonesia.

Munarman dinilai sebagai publik figure anshar daulah.
Yang berani menyuarakan kebenaran anshar daulah islamiyah, dan bisa menyakinkan ikhwan-ikhwan ansharut daulah islamiah dalam mendukung tegaknya syariat islam di Indonesia sebagai seruan-seruan amirul mukminin Syeh Abu Bakr al-Baghdadi," kata jaksa mengkonfirmasi BAP RS dalam persidangan.

BAP tersebut lantas diaminkan oleh RS dengan menyatakan kalau Munarman yang memilki background sebagai aktivis nasional membuat sosok publik figur tersebut melekat dalam diri eks Kuasa Hukum Muhammad Rizieq Shihab itu.

Sehingga kata RS, segala pernyataan dari Munarman terkait keabsahan berdirinya syariat Islam di Indonesia dapat meyakinkan para kelompok daulah Islamiah untuk bersyariat.

Baca juga: Terancam Hukuman Mati, Eks Petinggi FPI Munarman Tak Tinggal Diam: Adakah Saya Suruh Ngebom?

"Bagaimana anda mengetahui, bahwa sebagai anshor daulah yang mendukung tegaknya syariat di Indonesia, sebagaimana seruan-seruan dari amirul mukminin syekh abu bakar al baghdadi.

Kemudian terbentuknya anshor daulah di Medan bermula saat ucapan munarman dan ustad fauzan al anshari yang menyakinkan para ikhwan-ikhwan untuk mendeklarasikan dukungan kepada dualah islimah atau ISIS.

Jelaskan?," tanya jaksa kepada RS.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved