Saat Balikpapan Dikuasai Inggris

Secara de facto, Balikpapan merupakan koloni Inggris dalam wilayah kekuasaan Belanda. Shell memerlukan tenaga polisi India untuk mengamankan kilang.

Editor: Sumarsono
HO
Handry Jonathan, Pemerhati Sejarah Kota Balikpapan 

Oleh: Handry Jonathan

Pemerhati Sejarah Kota Balikpapan/Mantan Jurnalis Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Menyebut seragam baru Satpam Indonesia mirip polisi India tentu merupakan sebuah candaan.

Namun jangan salah, dulu polisi India memang pernah ada dan bertugas di Balikpapan.

Polisi India di Balikpapan didatangkan oleh perusahaan Inggris, Shell, induk BPM yang mengolah minyak di Balikpapan.

Wajar Shell mendatangkan polisi dari India karena negeri Bollywood itu adalah koloni Inggris.

Pada masa itu, secara de facto Balikpapan merupakan koloni Inggris dalam wilayah kekuasaan Belanda. Shell memerlukan tenaga polisi dari India untuk mengamankan pengolahan dan pengilangan minyak miliknya di Balikpapan.

Hal ini menjadi sorotan Conrad Theodore van Deventer ketika menjadi anggota parlemen Belanda.

Van Deventer menyoroti kru kapal-kapal berbendera Belanda di Balikpapan yang malah lebih fasih berbahasa Inggris.

Tak hanya polisi India, pekerja asal Inggris mendominasi tenaga asing di Balikpapan.

Baca juga: NEWS VIDEO HUT Balikpapan, Cipayung Balikpapan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota

Hal ini diungkapkan oleh Ita Syamtasiyah Ahyat dalam tesis magisternya di Universitas Indonesia (1991).

Bagaimana ceritanya sampai Inggris mendominasi Balikpapan, bahkan sampai ada anggapan mengoloni Balikpapan?

Selama ini kita mengetahui Balikpapan sebagai kota yang dibangun oleh Belanda. Bahkan boleh dikatakan Balikpapan “ditemukan” oleh meneer Belanda, Jacobus Hubertus Menten.

Usai menemukan minyak di Sangasanga, Menten membangun pengolahan dan pelabuhan minyak di Balikpapan. Ia pun sempat mengeksploitasi minyak di Balikpapan.

Menten memang berjasa sebagai sosok yang memulai industri minyak di Balikpapan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved