Virus Corona
Pakar Epidemiologi Prediksi soal Momen Menurunnya Kasus Covid-19 Varian Omicron
Atas dasar itu, berbagai di daerah kemudian mulai lagi perketat protokol kesehatan, caranya ada yang tidak lagi menggelar pembelajaran tatap muka
Jangan Anggap Remeh Omicron
Walaupun gejala yang ditimbulkan lebih ringan dari Delta, masyarakat diminta tak remehkan varian Omicron.
Ditambah lagi, saat ini angka kematian Covid-19 juga ikut meningkat seiring lonjakan kasus.
"Potensi kematiannya bahkan bisa lebih tinggi dari Delta kalau mitigasi tidak kuat, karena masyarakat banyak abai, atau deteksi kurang, atau enggak keburu vaksinasi booster, atau lambat terdeteksi, atau rumah sakit penuh."
"Jadi artinya kembali ke mitigasi dan deteksi dini," kata dia.
Baca juga: Jangan Sepelekan Mendadak Malas Minum, Inilah Gejala Virus Corona Omicron Anak yang Harus Diwaspadai
Selain 3T, kata Dicky, isolasi terpusat menjadi langkah antisipasi hadapi kematian akibat Covid-19.
Kemudian, percepatan vaksinasi Covid-19 dan pemantauan orang yang isolasi mandiri di rumah juga penting demi menekan angka kematian.
"Telemedicine juga diperkuat. Untuk memastikan orang- orang bisa terus dipantau walaupun menjalani isoman, kunjungan rumah menjadi penting karena banyak masyarakat kita kalau sakit tidak ke rumah sakit, tapi di rumah."
"Kalau waktu vaksinasi tidak datang, datangi," tutur Dicky.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakar Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron Mulai Landai di Pertengahan Maret
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kalangan-pelajar-ikut-vaksinasi-booster.jpg)