Lengkap Perbedaan Nyamuk Aedes Aegypti dan Anopheles yang Menularkan DBD dan Malaria pada Manusia
Simak perbedaan Nyamuk Aedes dan Anopheles yang sama-sama menularkan DBD dan Malaria pada Manusia.
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah perbedaan Nyamuk Aedes dan Anopheles yang sama-sama menularkan DBD dan Malaria pada Manusia.
Perbedaan nyamuk Aedes dan Anopheles peting diketahui, karena kedua nyamuk ini adalah nyamuk yang menularkan penyakit DBD dan malaria pada manusia.
Di Indonesia sendiri kasus DBD dan malaria masih tinggi.
Kedua penyakit ini bisa sampai membahayakan nyawa apabila tidak ditangani dengan tepat.
Baca juga: Lengkap Urutan Daur Hidup Nyamuk, Termasuk Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna atau tidak?
Nyamuk Aedes aegypti ini membawa virus Dengue dan menginfeksi manusia melalui gigitannya, hingga mengalami gejala-gejala demam berdarah atau DBD.
Sedangkan nyamuk Anopheles adalah nyamuk pembawa parasit Plasmodium yang menginfeksi manusia melalui gigitannya dan menyebabkan penyakit malaria.
Lalu, apa saja perbedaan nyamuk Aedes dan Anopheles ini? Untuk mengetahuinya, teman-teman bisa menyimak penjelasannya berikut iniseperti dilansir Bobo.id di artikel berjudul Perbedaan Nyamuk Aedes dan Anopheles, 2 Jenis Nyamuk Penyebab Penyakit:
Perbedaan Nyamuk Aedes Aegypti Dan Anopheles
Karena dua jenis nyamuk ini berbeda dan juga menyebabkan penyakit yang berbeda.
Tentu mereka mempunyai perbedaan yang mudah dikenali dari ciri-cirinya.
Lalu, apa saja perbedaan nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles?
Ciri-ciri Nyamuk Aedes Aegypti
1. Penampilan Tubuh Nyamuk Aedes Aegypti
Nyamuk Aedes aegypti mudah teman-teman kenali dari penampilan tubuhnya, kok.
Ukuran tubuh nyamuk ini kecil dan berwarna hitam dengan belang-belang putih di tubuhnya.