Lengkap Perbedaan Nyamuk Aedes Aegypti dan Anopheles yang Menularkan DBD dan Malaria pada Manusia
Simak perbedaan Nyamuk Aedes dan Anopheles yang sama-sama menularkan DBD dan Malaria pada Manusia.
- Menggunakan kelambu ketika tidur.
Baca juga: Negara Ini Sama Sekali Tak Ada Nyamuk, Bukan karena Cuaca, Ahli Ungkap Penyebabnya
Ciri-Ciri Nyamuk Anopheles
1. Penampilan Tubuh Nyamuk Anopheles
Nyamuk Anopheles berbeda dari nyamuk Aedes aegypti, nyamuk Anopheles mempunyai tubuh yang lebih besar dan ramping.
Warna tubuhnya cokelat tua hingga kehitam-hitaman.
Bagian mulutnya ini panjang dan seukuran dengan antenanya.
Selain itu, mereka akan menggigit dengan posisi miring, tidak sejajar dengan tubuh kita.
1. Makanan Nyamuk Anopheles
Seperti yang teman-teman ketahui, sebenarnya penyebar parasit Plasmodium hanyalah nyamuk Anopheles betina.
Hal ini karena, mereka perlu memakan darah sebelum bertelur untuk berkembang biak.
Sedangkan, baik nyamuk Anopheles jantan dan betina memakan nektar tanaman dan sumber gula lain, agar bisa bertahan hidup.
2. Habitat Nyamuk Anopheles
Sama seperti jenis nyamuk lainnya, nyamuk Anopheles ini menyukai sumber air jernih untuk berkembang biak.
Teman-teman bisa menemukannya di tempat air tergenang, rawa-rawa, sungai, dan beterbangan di kebun belakang.
Oleh karena itu, pastikan rumah kita tidak terlalu dekat dengan rawa-rawa atau sungai.