Virus Corona

Kabar Buruk! Menkes Blak-blakan Ungkap Kapan Sebenarnya Virus Corona Berakhir, PPKM Masih Berlanjut

Menteri Kesehatan mengatakan, para ahli memprediksi pandemi Covid-19 belum diketahui secara pasti kapan akan berakhir

Editor: Doan Pardede
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Budi Gunadi Sadikin 

Bahkan jumlah kasusnya lebih parah daripada gelombang kedua virus corona yang dikarenakan varian Delta.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus virus corona di Indonesia bertambah 59.384 kasus per Sabtu (19/2/2022) pukul 12.00 WIB.

Dengan begitu, maka kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 5.149.021 kasus.

Ada beberapa langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menghadapi varian Omicron.

Salah satunya dengan melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

Dimulai dengan vaksinasi tahap 1 dan 2 untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun dan vaksin booster bagi mereka yang sudah melakukan 2 tahap vaksin.

Akan tetapi baru-baru ini Kemenkes menyebut ada orang Indonesia yang harus melakukan vaksinasi ulang.

Alasannya karena vaksinasi Covid-19 dosis pertamanya dianggap hangus.

Tak tanggung-tanggung, mereka yang harus melakukan vaksinasi ulang berjumlah 2,4 juta orang.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Sitii Nadia Tarmizi.

"Ada 2,4 juta (penerima vaksin Covid-19 dosis pertama yang harus mengulang)," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Mengapa mereka harus divaksin ulang?

Dilansir Intisari-Online.com  di artikel berjudul Saat Omicron Kian Merajalela, 2,4 Juta Orang Indonesia Harus Ulangi Vaksinasi Dosis 1, Padahal Negara Ini Saja Sudah Siapkan Vaksin Booster Kedua, ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang harus divaksin ulang.

Kata Nadia, salah satunya ketika mereka tidak juga mendapat dosis kedua setelah 6 bulan menerima dosis pertama.

Sebab ini bisa berpengaruh terhadap efikasi vaksin yang diterima.

Padahal efikasi vaksin sangat diperlukan untuk melihat tingkat kemanjuran vaksin.

Apalagi dosis 1 masih 50 persen efikasinya.

Oleh karenanya, demi mendapatkan efikasi semana mestinya, maka mereka diminta untuk mengulang vaksinasi dosis pertamanya.

Saat Indonesia mau mengulang vaksin dosis 1, Amerika Serikat (AS) malah tengah mempertimbangkan dosis keempat vaksin Covid-19.

Menurut laporan Wall Street Journal, dosis keempat vaksin Covid-19 ini mungkin akan dilakukan pada musim gugur.

Saat ini, mereka telah meninjau berbagai aspek.

Termasuk data dosis booster kedua dari vaksin messenger RNA dari Pfizer dan mitra BioNTech dan vaksin dari Moderna.

Vaksin booster Pfizer dan Moderna disebut-sebut sebagai vaksin terbaik yang bisa membantu memperkuat kekebalan tubuh melawan virus corona.

Sehingga diharapkan tambahan dua vaksin booster bisa memberikan perlindungan terhadap varian Omicron.

Hanya saja masih belum tahu apakah semua orang boleh menerima vaksin kedua booster atau hanya usia tertentu.

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved