Virus Corona di Samarinda

Komisi IV DPRD Samarinda Pantau Terus Pelaksanaan PTM di SD dan SMP di Kota Tepian

Komisi IV DPRD Samarinda  merencanakan pemantauan terus menerus, terhadap kondisi PTM di lapangan. Dewan menilai proses PTM telah berjalan dengan baik

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Komisi IV DPRD Samarinda  merencanakan pemantauan terus menerus, terhadap kondisi PTM di lapangan. Dewan menilai proses PTM telah berjalan dengan baik.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain mengatakan kondisi yang tercipta juga tak lepas dari pengawasan orangtua.

"Kita ingin lihat bagaimana kesiapan orangtua untuk tetap memberi edukasi secara pribadi kepada anak-anaknya tentang penerapan prokes di sekolah," tuturnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain yang menyebut, stabilnya pelaksanaan PTM dari penyebaran Covid-19 tak lain karena kebijakan pembatasan jumlah siswa di kelas.

Baca juga: Satgas Covid-19 Samarinda Ingatkan Masyarakat Jaga Imun Hadapi Cuaca Pancaroba 

Baca juga: Belum 5 Persen Lebih Siswa di Samarinda Terpapar Covid-19, PTM Masih Berlanjut

Baca juga: Dinkes Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Samarinda Kemungkinan Berasal dari Varian Omicron

Kebijakan yang selama ini dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kota Samarinda melalui instruksi walikota menurutnya, mampu meminimalisir dampak Covid-19 bagi siswa dan guru di sekolah yang terjadi di beberapa daerah lain.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di jenjang SD dan SMP di Kota Samarinda dinilai masih berlangsung baik.

"Yang kita lihat sejauh ini soal kesiapan PTM sudah berjalan cukup baik, karena saat komisi IV menyampaikan soal kesiapan kepada sekolah, mereka langsung menerapkannya sesuai anjuran," ujar Sani, Jum'at (25/2/2022).

Selain itu penerapan protokol kesehatan juga menjadi salah satu hal yang menjadi penentu suksesnya keberlangsungan PTM di sekolah.

Saat ini seluruh sekolah jenjang PAUD hingga SMP baik swasta ataupun negeri di Samarinda sudah melangsungkan PTM, dengan sistem yang masih terbatas baik jumlah siswa maupun durasi belajar.

"Saya kira ini sudah tepat kita akan terus lihat apakah sekolah di Samarinda sudah menetapkan anjuran prokes yang ditetapkan oleh walikota," tutup anggota dewan dari fraksi PKS ini. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved