Sabtu, 25 April 2026

Berita Internasional Terkini

Inggris & AS Kirim Pasukan Khusus ke Medan Perang Selamatkan Presiden Ukraina, Israel Temui Putin

Inggris dan Amerika Serikat dikabarkan bakal terjun langsung ke medan pertempuran guna berada di pihak Ukraina

Sergei SUPINSKY / AFP
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina, cadangan militer Angkatan Bersenjata Ukraina, berjaga di samping struktur anti-tank yang menghalangi jalan-jalan di pusat Kyiv. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perang Rusia dengan Ukraina kini melibatkan sejumlah negara besar lainnya.

Inggris dan Amerika Serikat dikabarkan bakal terjun langsung ke medan pertempuran guna berada di pihak Ukraina.

Bahkan, Inggris dan Amerika Serikat bakal menurunkan pasukan elitenya.

Kendati demikian, Inggris dan Amerika Serikat tidak menjalankan misi untuk melawan tentara Rusia, namun untuk menjemput Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Upaya menjemput Volodymyr Zelensky sendiri dilakukan karena pasukan khusus Rusia kini tengah mengincar Presiden Ukraina.

Volodymyr Zelensky akan dijemput anggota pasukan elite AS dan komando SAS Inggris untuk mengantisipasi kemungkinan Presiden Ukraina ini menjadi sasaran pembunuhan.

Baca juga: Pernyataan Keras PM Pakistan, Tolak Ajakan Mengutuk Invasi Rusia ke Ukraina, Apakah Kami Budakmu?

Baca juga: NEWS VIDEO 8 Rudal Rusia Hancurkan Bandara Vinnytsia Ukraina, Zelensky Pertanyakan Bantuan NATO

Baca juga: NEWS VIDEO Anggota NATO Diberi Lampu Hijau untuk Kirim Jet Tempur ke Ukraina

Pasukan dari Inggris, Amerika Serikat, dan Ukraina dilaporkan berkumpul di pangkalan terpencil di Lituania untuk merencanakan misi berbahaya itu.

Pasukan khusus Spetsnaz Rusia sekarang dikatakan menargetkan Zelensky dan dia telah selamat dari tiga upaya pembunuhan dalam seminggu setelah plot digagalkan oleh agen ganda.

Demikian berita terkini dilansir dari WartaKotaLive.com berjudul PASUKAN Khusus Inggris dan AS Siap Jemput Presiden Volodymyr Zelensky, Israel Mulai Campur Tangan bersumber dari mirror.co.uk.

Sementara itu, Presiden Ukraina menolak tawaran penyelamatan, dengan mengatakan: "Saya butuh amunisi, bukan tumpangan."

Dia menanggapi rencana kedatangan pasukan Amerika Serikat untuk mengevakuasi dirinya.

Zelensky mengonfirmasi bahwa dia berbicara dengan Presiden AS, Joe Biden, membahas keamanan, dukungan keuangan, dan kelanjutan sanksi terhadap Rusia.

Baca juga: NEWS VIDEO Situs Web Ukraina Diserang Peretas Rusia Tanpa Henti

"Sebagai bagian dari dialog terus-menerus, saya melakukan percakapan lain dengan Presiden," tulis Zelensky di Twitter.

Sekitar 70 tentara elite Inggris dan 150 Angkatan Laut AS sedang berlatih untuk misi penyelamatan bersama pasukan Ukraina, The Sun melaporkan.

“Opsi yang paling masuk akal adalah memindahkan Volodymyr Zelensky keluar dari Kyiv (Kiev) di mana dia bisa dijemput.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved