Berita Berau Terkini
Diskoperindag Berau Jual Minyak Goreng Tak Sesuai Jadwal, Banyak Warga Malah Tak Kebagian
Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menggelar pasar murah
Penulis: Renata Andini Pengesti |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menggelar pasar murah.
Namun, masih banyak warga yang tidak mendapatkan jatah minyak goreng murah.
Pantauan TribunKaltim.co, banyak warga mengaku kecewa karena telah mengantre lama tetapi tidak mendapatkan jatah minyak goreng sebanyak dua liter per KK tersebut.
Siti Aminah (38) menuturkan, dirinya telah antre di depan gerbang kantor Diskoperindag sejak pukul 07.00 WITA. Dia mengaku sangat kecewa karena tidak mendapatkan minyak goreng.
"Saya sudah antre dari jam 07.00 WITA tapi tidak dapat, malah disuruh kembali lagi siang nanti,” bebernya kepada TribunKaltim.co, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: Minyak Goreng Pasar Murah Diskoperindag Berau Berakhir Timbulkan Antrean Panjang
Baca juga: Warga Balikpapan Adu Mulut Rebutan Minyak Goreng, Walikota Rahmad Masud: Jangan Panic Buying
Dia berharap, pemerintah segera mengatasi kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat, mengingat minyak goreng merupakan komoditi utama yang telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
"Kami butuh minyak, kami ingin masak," ucapnya tegas.
Aksi protes juga disampaikan Anissa (33).
Ia mengaku kecewa dengan keputusan Diskoperindag Berau, yang membuka lebih dahulu di jam yang tidak seharusnya.
Hal itu tentu saja membuat para kerumunan marah dan komplain kepada pihak Diskoperindag. Sebab, pemkab seolah tidak menunggu pihak yang ikut dengan jadwal.
“Harusnya kan pemerintah itu taat aturan, jadi tidak ada miskomunikasi. Dan harusnya sudah antisipasi pasti membludak,” tuturnya.
Baca juga: Panic Buying Minyak Goreng di Penajam Paser Utara, Banyak Warga Beli Karena Takut Stok Habis
Anissa akhirnya mengambil kupon untuk kloter siang dan ia menduga antrean juga akan membeludak.
“Saya ambil kupon siang saja sudah ratusan, wajarlah kamu antre, untuk dapat minyak goreng,” tuturnya.
Sementara itu, Diskoperindag Berau menggelar pasar murah minyak goreng. Peminat membludak hingga sebabkan 1.000 liter langsung ludes.
Kepala Diskoperindag Berau, Salim mengakui tidak terpikirkan masyarakat akan membludak untuk membeli subsidi minyak goreng yang berasal Pemprov Kaltim.