Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

HET Minyak Goreng Dihapus, Stok di Retail-retail Balikpapan Cepat Habis

Peristiwa pencabutan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyak Goreng cukup membuat geram warga khususnya di Kota Balikpapan

Tayang:
Penulis: Amelia Mutia Rachmah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/AMELIA
Harga minyak di Hypermart Plaza Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur mencapai 40 ribu untuk per 2 liter, Kamis (17/3/2022). Ketersediaan stok cepat habis lantaran cepat laku.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Peristiwa pencabutan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyak Goreng cukup membuat geram warga khususnya di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Kebijakan baru ini telah dilakukan oleh Kementrian Perdagangan sejak Rabu, (16/3/2022) dan dikeluarkan seiring dengan langkanya komoditas minyak goreng di pasaran.

Tingginya harga Crude Palm Oil (CPO) juga menjadi sebab kelangkaan serta tinggi nya harga minyak goreng.

Pencabutan HET ini ternyata sudah berlaku di beberapa swalayan di Balikpapan, salah satu nya di Hypermart yang berlokasi di Plaza Balikpapan.

Baca juga: Kelangkaan Minyak Goreng di Balikpapan, Diduga Ada Penipuan Jual Migor di Marketplace

Baca juga: DPR RI Soroti Kebocoran Penjualan Minyak Goreng Murah ke Luar Negeri

Baca juga: MAKI Menduga Eksportir Nakal Kirim CPO ke Luar Negeri Melebihi Kuota, Stok Dalam Negeri Terganggu

Menurut pantauan TribunKaltim.co, harga minyak goreng yang dulu nya dapat diperoleh dengan harga Rp 14 ribu per liternya.

Di Hypermart mencapai Rp 28.000 rupiah per liter dan Rp40.000 rupiah untuk 2 liternya.

Namun hal tersebut ternyata tidak menghentikan warga untuk berburu minyak goreng.

Stok minyak goreng di Hypermart sudah habis sejak siang tadi dan ketika dipantau masih banyak warga yang masih mencari-cari stok minyak.

Karyawan Hypermart, Lukman membenarkan hal tersebut, ia mengatakan penetapan harga minyak goreng sudah sejak kemarin diberlakukan di Hypermart namun stok minyak masih cepat habis diburu warga.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Belum Juga Turun, Tanda Kemendag Telah Dapat Rarpor Merah

"Sudah kosong sekarang, sisa Olive Oil. Tadi siang stok nya sudah habis dan harga memang sudah naik karena sudah dicabut HET nya" ujarnya.

Namun, ketika memantau di pasar tradisional di wilayah Sepinggan, pedagang masih belum mendapatkan stok minyak untuk dijual, seperti di Toko Dian.

Pegawai di toko Dian, Annisa menjelaskan mereka belum mendapatkan stok minyak namun sudah ada imbauan bahwa harganya akan naik.

"Sudah diberitahu bos kalau minyak goreng datang harganya bakal naik. Untuk 2 liter 48 ribu rupiah" ujar Annisa.

Baca juga: Pemprov Kaltim Dorong Perusahaan Sawit Bangun Hilirisasi Pabrik Minyak Goreng

Ketika melakukan pemantauan pun masih banyak warga datang yang menanyakan ketersediaan minyak.

"Ya bagaimana ya, saya butuh minyak goreng buat usaha. Kalau mahal gini mau tidak mau harus naikan harga produk saya juga," ujar Rini, warga Balikpapan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved