Berita Paser Terkini
Harga Sejumlah Komoditas Bahan Pokok di Penajam Paser Utara Naik Jelang Ramadan
pantauan TribunKaltim.co, beberapa bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan seperti bawang merah, naik dari Rp 33.500 menjadi Rp 37.000 per kilo
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dua pekan jelang bulan suci Ramadan 2022, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Penajam Paser Utara atau PPU mulai naik.
Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co, beberapa bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan seperti bawang merah, naik dari Rp 33.500 menjadi Rp 37.000 per kilogram (Kg).
Minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan pasca pencabutan harga eceran tertinggi (HET) dari Rp14.000 menjadi Rp25.000 per liter.
Sedangkan minyak goreng kemasan premium telah menembus harga Rp 24.000 dari sebelumnya Rp 14.000 per liter.
Harga cabai rawit juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak beberapa pekan yang lalu, dari Rp 40.000 naik menjadi Rp 80 ribu per Kg.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Samarinda Berangsur Turun, Cabai Rp 45 Ribu/Kg
Baca juga: Telusuri Kenaikan Bahan Pokok, Satgas Pangan Polresta Samarinda Sebut Semua Masih Wajar
Baca juga: Lonjakan Harga Bahan Pokok Jadi Kado Tahun Baru 2022 Bagi Emak-Emak, Ini Penjelasan Disdag Samarinda
Kemudian harga ayam potong juga mengalami penurunan dari Rp 40.000 menjadi Rp 38.000 per Kg. Begitu juga dengan harga bawang putih mengalami penurunan dari Rp 33.500 menjadi Rp 32.000 per Kg
Dijelaskan Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kabuapaten PPU Bustam, harga kebutuhan pokok yang masih stabil yakni daging sapi segar Rp 130.000 per Kg.
“Menjelang bulan puasa, secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil. Ada yang mengalami kenaikan dan ada juga mengalami penurunan harga,” jelasnya Senin (21/3/2022).
Namun demikian, dinas perdagangan memprediksi beberapa komoditas kebutuhan pokok lainnya juga bakal mengalami kenaikan harga saat memasuki bulan Ramadan.
“Bawang merah, bawang putih dan cabai rawit biasanya akan mengalami kenaikan harga. Kalau cabai rawit bisa saja nanti menembus Rp 100.000 per Kg, biasanya seperti itu," terangnya.
Baca juga: Harga Bahan Pokok Melonjak saat Nataru, Picu Inflasi di Balikpapan
Disisi lain, Bustam mengungkapkan, cabai rawit mengalami lonjakan harga hingga Rp 80.000 per Kg lantaran pasokan mengalami penurunan.
“Cabai ini kurang pasokannya karena faktor cuaca. Banyak petani cabai lokal yang gagal panen. Begitu juga pasokan dari Sulawesi dan Jawa sangat terbatas," sambungnya.
Meski ada beberapa kenaikan, namun ditekankan Bustam, pasokan kebutuhan bahan pokok aman hingga memasuki bulan Ramadan, dan tidak ada kelangkaan. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ada-kenaikan-harga-jelang-ramadhan-namun-stok-aman.jpg)