Ramadhan

Jelang Ramadhan Kapolres Berau Sidak Stok dan Harga Minyak Goreng, Tak Ada Jual di Atas Rp 40 Ribu

Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melakukan monitoring kembali terhadap minyak goreng jelang Ramadhan. Ia memastikan kegiatan sidak itu, untuk me

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kapolres Berau, AKBP Anggoro Wicaksono menggelar sidak stok dan harga minyak goreng jelang Ramadhan. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melakukan monitoring kembali terhadap minyak goreng jelang Ramadhan.

Ia memastikan kegiatan sidak itu untuk mengetahui stok minyak goreng. Apakah dilakukan penimbunan bagi pihak distributor maupun agen hingga swalayan.

“Kami monitoring kembali, melihat langsung apakah ada indikasi penimbunan dan melihat ketersediaan stok,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (29/3/2022).

Yang terpenting, saat ini sembako terutama minyak goreng harus sampai ke masyarakat.

Ia mengimbau agar tidak memanfaatkan situasi untuk memperoleh keuntungan pribadi dari situasi yang terjadi saat ini.

Baca juga: Update Harga Pangan: Naik! Harga Minyak Goreng Terbaru, dari Sania, Bimoli, Filma, hingga SunCo

Baca juga: Minyak Goreng Langka di Berau, Polsek Tanjung Redeb Imbau Penjual Tidak Manfaatkan Situasi

“Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi,” tegasnya.

Begitu juga pihaknya melihat di pasaran harga tidak jauh melonjak, walaupun HET Rp 14 ribu sudah dicabut.

“Tapi kalau untuk tindakan harga, kami tentu harus bekerja sama dengan Pemkab Berau. Tadi, tidak ada yang menjual di atas Rp 40 ribu,” bebernya.

“Karena dari kepolisian juga tidak bisa menindak jika tidak ada ketentuan HET. Sementara yang ada saat ini hanya HET untuk minyak goreng sawit curah,” ujarnya.

Sementara itu, ia menegaskan, akan ada sanksi-sanksi bagi yang kedapatan menimbun minyak goreng.

“Kita akan tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga: Awal Pekan, Daftar Harga Minyak Goreng Terbaru di Indomaret dan Alfamart, Bimoli, Sunco, Filma dll

Selain itu, ia mengingatkan bahwa masyarakat harus menyadari bahwa semua memiliki keperluan bersama.

Sehingga tidak perlu adanya panic buying yang dapat menyebabkan barang semakin langka dan harga kian meroket.

“Kita harap masyarakat bisa tenang ya untuk menjelang Ramadhan ini, karena pasokan dipastikan aman, dan kami akan melakukan monitoring terus,” ucapnya.

Selain itu, pihak Polres Berau sudah melakukan razia siber untuk menindak perdagangan minyak goreng melalui media sosial, dan menindaklanjuti penjualan dengan harga tinggi. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved