Berita Populer Hari Ini

POPULER KALTIM: Menyorot soal Crowdfunding IKN Nusantara | Antrean Solar di Balikpapan

Menyorot soal crowdfunding IKN Nusantara menjadi berita populer di Kalimantan Timur sepanjang hari kemarin hingga pagi ini

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO/ Serambinews.com
Kolase foto - POPULER KALTIM: Menyorot soal Crowdfunding IKN Nusantara | Antrean Solar di Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO - Menyorot soal crowdfunding IKN Nusantara menjadi berita populer di Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang hari kemarin hingga pagi ini.

Selain itu ada antrean solar di Balikpapan, dan berita tentang WBP Rutan Tanah Grogot yang menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Selain itu, masih soal IKN Nusantara, kedatangan Sekda Aceh ke Titik Nol IKN juga jadi berita populer.

Baca juga: Pengetap Solar Subsidi di Balikpapan Diringkus Polisi, BBM Distribusikan ke Pertambangan

Baca juga: Info BMKG Prakiraan Cuaca Hari ini Jumat 1 April 2022, Bandung Hujan Petir dan Samarinda Berawan

Berikut ini berita populer Kaltim selama 24 jam terakhir yang tayang di TribunKaltim.co:

1. Crowdfunding dalam IKN Nusantara

Proses pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur muncul isu mengenai pendanaan. 

Cara untuk pendaaan dalam membangun Ibu Kota Nusantara, satu di antaranya melalui urun dana. 

Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Bambang Wuryanto mengatakan, pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur secara undang-undang boleh menggunakan dana dari hasil urun dana dari masyarakat atau crowdfunding.

"Ya bagus-bagus saja lho, ya memang begitu bunyi UU-nya, bunyi UU IKN seperti itu (boleh melakukan (crowdfunding)," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu mengatakan, urun dana atau crowdfunding tidak masalah selama tidak melanggar aturan perundang-undangan.

Menurut dia, masyarakat yang mendukung dan optimistis pada pemindahan IKN, boleh saja ikut berpartisipasi dengan cara menyumbang dana.

"Kenapa tidak? Kalau dikau suka, kau punya duit, kemudian kau patungan membangun sesuatu, dizinikan selama itu tidak melanggar peraturan perundang-undangan," ujar dia.

Bambang Pacul mengingatkan bahwa skema pendanaan dengan crowdfunding itu sifatnya sukarela.

Ia menepis dugaan bahwa pemerintah seakan tidak siap dalam anggaran IKN sehingga mengusulkan alternatif crowdfunding.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved