Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Kawasan Sungai Tenggarong Bakal Dipercantik, Terintegrasi dengan Penataan Kawasan Kumuh

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah menyampaikan rencana penataan di kawasan Sungai Tenggarong, dalam hal konsep penanganan kepala

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan rencana penataan kawasan Sungai Tenggarong, sekaligus penandatanganan persetujuan Ketua RT terhadap program tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah menyampaikan rencana penataan di kawasan Sungai Tenggarong, dalam hal konsep penanganan kepala keluarga (KK) terdampak program tersebut, saat Ngapeh Hambat (obrolan pagi) di pelataran Masjid Agung Sultan Sulaiman usai salat Subuh berjamaah, pekan lalu.

Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat hadir dalam pertemuan tersebut.

Begitu juga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kukar.

Masyarakat pemilik bangunan yang ada di Jalan Kartini dan Jalan DI Panjaitan Tenggarong juga turut dihadirkan.

Baca juga: Program Rumah dan Sekolah Anak Sigap, Maslianawati Berharap Jangkau Seluruh Kukar

Disebutkan, sekitar 16 RT rencananya akan masuk kawasan penataan kawasan Sungai Tenggarong.

Sedangkan panjangnya kurang lebih 1,3 kilometer, sehingga jumlah bahu jalan di JalanKartini dan Panjaitan sekitar 2,6 kilometer terhitung dari titik Jembatan Besi.

Bupati mengatakan, penataan bantaran Sungai Tenggarong itu agar memiliki daya tarik pengunjung dan bernilai ekonomis tinggi.

"Kita ingin percantik tepi Sungai Tenggarong, harapannya tidak menghilangkan aset-aset warga yang sudah dimiliki di situ. Program ini juga terintegrasi dengan program penataan kawasan kumuh di Kukar,” kata Bupati.

Baca juga: Atasi Kekurangan Guru Mengaji, Pemkab Kukar Galakkan Program Gema dan Hafiz Quran

Edi bersyukur lantaran masyarakat, ketua RT, dan para tokoh mendukung. Pemkab Kukar melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) juga menggandeng Universitas Islam Indonesia (UII) dalam melakukan survei serta mempersiapkan desain perencanaannya.

"Saya ingin kegiatan ini landasannya adalah kesepakatan bersama. Jadi, kita punya kekuatan untuk bagaimana program ini tidak hanya kebijakan pemkab, tapi ada kebijakan nasional yang berkaitan penataan kawasan kumuh," pungkasnya.

Acara dirangkai dengan penandatanganan persetujuan oleh para ketua RT yang disaksikan Sekda Kukar H Sunggono, Camat Tenggarong Sukono, dan Dinas Perkim Kukar. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved