Berita Internasional Terkini
Pasukan Rusia Ditarik dari Ukraina Pertanda Menyerah? Persiapan Invasi Skala Besar
Tersiar kabar, pasukan Rusia ditarik dari Ukraina, akankan ini pertanda menyerah? Ada rencana persiapan invasi skala besar
TRIBUNKALTIM.CO - Tersiar kabar, pasukan Rusia ditarik dari Ukraina, akankan ini pertanda menyerah? Ada rencana persiapan invasi skala besar
Rusia menarik sekitar dua pertiga pasukannya di sekitar Kota Kyiv Ukraina untuk menyusun ulang kekuatan, bukan untuk menyerah.
Demikian dikemukakan pejabat senior Pentagon pada Senin (4/4/2022).
Sebagian besar pasukan Rusia dikirim kembali ke Belarus dengan rencana untuk ditempatkan kembali di tempat lain di Ukraina.
Baca juga: NEWS VIDEO Warga Sipil Ukraina Dibantai Rusia, Bagaimana Cara Menuntut Putin atas Kejahatan Perang?
Baca juga: Sosok Orang Kepercayaan Putin yang Bikin Pasukan Rusia Mundur dari Kyiv, Kremlin: Pentagon tak Paham
Baca juga: NEWS VIDEO Rusia Tangguhkan Kerjasama ISS dengan NASA dan ESA Setelah Kena Sanksi Barat
"Mereka menyisakan sekitar sepertiga dari pasukan yang telah mereka susun untuk melawan Kyiv," kata pejabat itu tanpa menyebut nama, dikutip dari AFP.
“Kami mulai melihat mereka berkonsolidasi di Belarus. Apa yang terus kami yakini adalah bahwa mereka akan diperbaiki, disuplai, bahkan mungkin diperkuat dengan tenaga tambahan, kemudian dikirim kembali ke Ukraina untuk melanjutkan pertempuran di tempat lain,” tambahnya.
Pemindahan itu dilakukan setelah pasukan Ukraina melakukan serangan balik yang kuat terhadap Rusia, yang menginvasi negara mereka pada 24 Februari dengan maksud segera merebut Kyiv dan menggulingkan pemerintah.
Analis militer Barat menyebutkan, pengepungan Kyiv yang gagal sebagai kekalahan signifikan bagi Rusia.
Baca juga: NEWS VIDEO Tumpukan Mayat di Bucha Tertangkap Satelit, Rusia Bantah Lakukan Pembantaian
Tetapi Moskwa menyiratkan bahwa pihaknya ingin memfokuskan upaya militernya di wilayah Donbass, Ukraina tenggara, lokasi pasukan separatis pro-Rusia berada.
Pejabat Pentagon tadi melanjutkan, pasukan yang ditarik belum menunjukkan tanda-tanda pindah ke Donbass.
"Kami belum melihat mereka mulai bergerak," katanya.
Namun demikian, kata pejabat itu, Pentagon percaya Rusia sekarang akan menjadi lebih agresif di wilayah Donbass.
Pejabat itu tidak menyangkal laporan bahwa sekutu Barat Ukraina berencana memasoknya dengan tank buatan bekas Uni Soviet untuk melanjutkan serangan balik mereka terhadap pasukan Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia vs Ukraina: Skema Kudeta Terhadap Vladimir Putin, Tewas Karena Serangan Jantung
"Kami terus berdiskusi dan berbicara dengan sekutu serta para mitra tentang bantuan keamanan untuk Ukraina," kata pejabat itu.
"Tetapi keputusan tentang apa yang diberikan suatu negara kepada Ukraina adalah keputusan nasional yang harus mereka buat untuk diri mereka sendiri."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/.jpg)