Terjawab Kenapa Aceh Disebut Daerah Istimewa, Berikut Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya

Sudah tahu kenapa Aceh disebut daerah istimewa? simak penjelasan dan sejarahnya di dalam artikel ini.

Editor: Doan Pardede
disbudpar.acehprov.go.id
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Sudah tahu kenapa Aceh disebut daerah istimewa? simak penjelasan dan sejarahnya di dalam artikel ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Teman-teman, sudah tahu kenapa Aceh disebut daerah istimewa? simak penjelasannya di sini.

Ada dua provinsi berstatus daerah Istimewa di Indonesia, yaitu Yogyakarta dan Aceh.

Penyebutan keduanya, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Istimewa Aceh.

Lalu, mengapa dua daerah tersebut berstatus sebagai daerah istimewa?

Baca juga: Kenapa Air Laut Asin? Inilah Penjelasan Penyebabnya Secara Ilmiah, Ada Fakta Unik di Baliknya

Daerah Istimewa Aceh Aceh mendapatakan status sebagai Daerah Istimewa Aceh pada tanggal 26 Mei 1959, sebutan lengkapnya Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

Predikat tersebut membuat Aceh memiliki hak-hak otonomi luas dalam bidang agama, adat, dan penndidikan.

Status tersebut dikukuhkan dalam Undang-undang nomor 18 Tahun 1965. Sejarah Provinsi Aceh Aceh merupakan daerah incaran bangsa barat.

Kondisi ini mulai terlihat dalam penanda tanganan Traktat London dan Traktat Sumatera, antara Inggris dan Belanda.

Mereka ingin menguasai Sumatera.

Saat, Belanda menyatakan perang dengan Aceh dalam Perang Sabi dan berhasil memenangkan perang tersebut.

Aceh secara administrasi masuk ke dalam Hindia Timur Belanda sebagai provinsi.

Sejak 1937, Aceh berubah menjadi keresidenan hingga kekuasaan kolonial di Indonesia berakhir.

Kemudian, peperangan Jepang pada 1942.

Peperangan ini berakhir dengan menyerahnya Jepang pada Sekutu pada 1945.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved