Ramadhan
Mengenal Manfaat Labu Madu, Harga Murah di Sangatta, Sajian Rutin Kala Ramadhan
Memasuki Ramadhan, buah-buahkan menjadi incaran untuk menu berbuka puasa atau sahur Ramadhan.
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTALTIM.CO, SANGATTA - Memasuki Ramadhan, buah-buahkan menjadi incaran untuk menu berbuka puasa atau sahur Ramadhan.
Satu di antaranya adalah buah labu madu. Di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, harganya masih hemat, belum mahal layaknya di pulau Jawa.
Petani labu madu di Sangatta, Aco, menjelaskan, khusus di Sangatta, labu madu sering jadi incaran untuk dibuat menu kuliner yang segar-segar.
Manfaatnya untuk kesehatan juga. "Terutama untuk ibu menyusui atau yang kena penyakit diabet atau yang diet ketat," ucapnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (10/4/2022).
Baca juga: Tidak Banyak yang Tahu, Ini Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mengurangi Risiko Kanker
Baca juga: Berikut Manfaat Labu Kuning Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Menurunkan Tekanan Darah
Baca juga: Resep Oseng Labu Siam Tahu Kulit, Menu Makan Siang Praktis dengan Rasa yang Begitu Nikmat
Berbeda dengan labu pada umumnya, labu madu memiliki aroma yang khas dengan rasa yang lebih manis jika diolah atau dimasak.
Labu madu bisa dijadikan penganan ringan seperti campuran puding, bolu, hingga campuran kolak yang enak disantap jelang berbuka puasa.
Kemudian bisa juga diolah menjadi sayur dengan dimasak bersama bahan lain menjadi sup labu madu.
Pasokannya Masih Andalkan dari Jawa
Kebanyakan buah labu madu yang ada di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, masih impor dari luar pulau seperti Jawa.
Namun ternyata, di Kecamatan Sangatta Selatan terdapat petani yang membudidayakan buah labu madu yang terkenal akan khas rasa manisnya.
Pria paruh baya bernama Aco tidak menyiakan potensi budidaya buah labu madu yang memang masih jarang ditemui di Kutai Timur.
Baca juga: Menu Berbuka Puasa Ramadhan ala Hotel Four Points Balikpapan, Turkish Beef Moussaka hingga Hummus
Dirinya mengaku ingin memperkenalkan buah labu madu yang biasanya laris manis di Bulan Puasa Ramadhan ini ke pasar-pasar yang ada di Sangatta.
"Kita menanam labu madu ini, selain menambah komoditi, juga biar bisa mengenalkan ke masyarakat Kutai Timur. Jadi bisa menambah varietas kita sebagai petani labu madu," ujarnya pada TribunKaltim.co.
Kendati buah labu madu sudah jadi primadona di Pulau Jawa dengan harga tinggi, Aco bisa memasarkan labu madu dengan harga yang jauh lebih murah di Sangatta.
Aco mengaku, penjualan dengan harga murah ini punya maksud tersendiri yakni untuk memperkenalkan labu madu kepada masyarakat.
Baca juga: Cara Bikin Kue Bolu Pecca Kuliner Khas Kutai Barat, Menu Berbuka Puasa Ramadhan 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/labu-madu-di-sangatta-jarang.jpg)