Breaking News:

Berita DPRD Kota Samarinda

Komisi II DPRD Minta Awasi Pasar Murah di Samarinda, Cegah Oknum Pembeli Jual Barang Kembali

Komisi II DPRD Samarinda meminta pemerintah kota untuk mengawasi kegiatan pasar murah yang digelar selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Diah Anggraeni
Tribunkaltim.co/Hanifan Ma'ruf
Pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Samarinda. Komisi II DPRD Samarinda meminta pelaksanaan pasar murah diawasi untuk mencegah oknum pembeli melakukan penimbunan. 

TRIBUMKALTIM.CO - Komisi II DPRD Samarinda meminta pemerintah kota untuk mengawasi kegiatan pasar murah yang digelar selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Menurut anggota Komisi II Novi Marinda Putri, hal itu untuk mengantisipasi adanya oknum yang ingin menjual kembali bahan pokok yang dibeli dari pasar murah.

Adanya disparitas harga bahan pokok yang dijual di pasar murah, menurutnya, tidak dipungkiri dapat memunculkan niat oknum yang ingin memanfaatkan keuntungan.

Baca juga: DPRD Samarinda Harap tak Ada Kebocoran PAD dari MLG, PT Samaco Belum Bayar Denda Rp 300 Juta

Oknum tersebut membeli secara berlebihan, kemudian menjual kembali bahan pokok pasar murah dengan harga yang lebih mahal.

"Harus disiapkan gimana formulasinya, jangan sampai ada yang hari ini belanja, besok belanja lagi, dan terjadi penumpukan lagi," ujar anggota dewan fraksi PAN itu, Senin (11/4/2022).

Pasar murah di Samarinda sendiri dilaksanakan secara bergilir di sejumlah tempat hingga 28 April 2022.

Barang-barang berupa bahan makanan dijual 10 persen lebih murah dibandingkan harga normal karena mendapat subsidi dari Dinas Perdagangan Kota Samarinda.

Baca juga: Antrean Solar Masih Terjadi, Komisi III DPRD Samarinda Berharap Pertamina Tindak SPBU yang Melanggar

Novi melanjutkan, Komisi II telah memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Tepian aman hingga menjelang Lebaran.

"Seperti stok minyak goreng, stok dipastikan cukup, beberapa retail dan gudang juga sudah mendatangkan stok minyak goreng kemasan ke sini, namun harga memang masih mengikuti mekanisme pasar," tukasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved