Kamis, 23 April 2026

Berita DPRD Samarinda

Komisi II DPRD Samarinda Minta Awasi Pasar Murah, Cegah Pembeli Barang Menjual Kembali

Komisi II DPRD Samarinda meminta pemerintah kota untuk mengawasi kegiatan pasar murah yang digelar selama Bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Samarinda. Komisi II DPRD kota Samarinda meminta pelaksanaan pasar murah diawasi untuk mencegah oknum pembeli yang hendak menimbun. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUMKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi II DPRD Samarinda meminta pemerintah kota untuk mengawasi kegiatan pasar murah yang digelar selama Bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran.

Pasalnya, anggota Komisi II, Novi Marinda Putri mengemukakan, perlu diantisipasi adanya oknum pembeli yang ingin menjual kembali bahan pokok yang didapat dari pasar murah.

Adanya disparitas harga bahan pokok yang dijual di pasar murah dan di pasaran pada umumnya, menurutnya tidak memungkiri adanya niat oknum yang mencoba memanfaatkan keuntungan dengan membeli secara berlebihan dan menjual kembali bahan pokok pasar murah dengan harga yang lebih mahal.

"Harus disiapkan gimana formulasinya, jangan sampai ada yang hari ini belanja, besok belanja lagi, dan terjadi penumpukan lagi," ujar anggota dewan fraksi PAN itu, Senin (11/4/2022).

Pasar murah di Samarinda sendiri dilaksanakan secara bergilir di sejumlah tempat berbeda sampai 28 April 2022.

Baca juga: Komisi II DPRD Minta Awasi Pasar Murah di Samarinda, Cegah Oknum Pembeli Jual Barang Kembali

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Harap Diimbangi Kualitas Layanan Dengan Kenaikan Tarif Air Bersih

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Minta Aparat Pemkot Tegas Tindak pada Jukir Liar

Barang-barang berupa bahan makanan dan bahan pokok lainnya dijual 10 persen lebih murah dibandingkan harga normal yang disubsidi oleh Dinas Perdagangan Samarinda.

Sementara itu Novi mengungkapkan komisi II telah memastikan ketersediaan bahan pangan di kota tepian aman hingga menjelang lebaran tahun ini.

"Seperti stok minyak goreng, stok dipastikan cukup, beberapa retail dan gudang juga sudah mendatangkan stok minyak goreng kemasan ke sini, namun harga memang masih mengikuti mekanisme pasar," tukasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved