Berita Nasional Terkini
Awal Mula Kinder Joy Ditarik dari Pasaran oleh BPOM, Bermula dari Kasus Salmonella di Inggris
BPOM hentikan peredaran Kinder Joy pada Senin (11/4/2022) untuk sementara waktu, menyusul kebijakan sejumlah negara lain.
Dilansir dari Sky News, Ferrero selaku pemilik merek Kinder kemudian menarik sejumlah produk telur 20 gram satuan dan produk telur yang datang dalam kemasan tiga buah dengan tanggal “baik digunakan sebelum” 11 Juli 2022 dan 7 Oktober 2022.
Pabrikan cokelat itu mengatakan, produk telur cokelat Kinder yang ditarik dibuat di Belgia.
Kasus salmonella di luar Inggris
Badan kesehatan Uni Eropa (UE) pada Rabu (6/4/2022) mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki puluhan kasus salmonella yang dilaporkan dan diduga terkait dengan jajanan telur cokelat Kinder di setidaknya sembilan negara.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) kemudian berkata, telur cokelat Kinder diduga terkait tetapi tidak mengklarifikasi apakah masalahnya hanya terkait dengan produk tersebut.
Inggris memiliki jumlah tertinggi dengan 63 kasus yang terkonfirmasi pada 5 April, kata ECDC.
Baca juga: CATAT Lima Merk Vaksin Booster Gratis Lolos BPOM, Perhatikan Efek Samping, Jokowi Utamakan Hal Ini
Dilaporkan juga bahwa negara-negara lain dengan kemungkinan atau kasus yang dikonfirmasi adalah Perancis, Irlandia, Belgia, Jerman, Luksemburg, Belanda, Swedia dan Norwegia.
Badan kesehatan Uni Eropa mengatakan, sedang menyelidiki bersama Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) tentang 134 kasus salmonella yang dikonfirmasi atau kemungkinan.
Di Perancis ada laporan 21 kasus salmonella dan 15 kasus memakan produk Kinder yang kini telah ditarik, menurut layanan kesehatan masyarakat negara tersebut.
Varian telur cokelat Kinder yang telah ditarik antara lain Kinder Surprise, Kinder Schoko-Bons, Kinder Mini Eggs, Kinder Happy Moments, Kinder Mix, dan Kinder Joy di Indonesia.
Penarikan telur cokelat Kinder dilakukan beberapa hari menjelang Paskah, ketika penjualan produk itu biasanya meningkat, menurut perkiraan Ferrero.
Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 Booster yang Diizinkan BPOM, Simak Kriteria Penerimanya
Aman di UEA
Otoritas Keamanan Pangan dan Pertanian Abu Dhabi (ADAFSA) mengatakan bahwa pasar Abu Dhabi benar-benar bebas dari produk Kinder yang diduga terkait dengan keracunan makanan di sejumlah negara Eropa karena infeksi salmonella.
Dikutip dari Khaleej Times, Minggu (10/4/2022), ADAFSA mengatakan bahwa setelah menerima peringatan dari European Rapid Alert System mengenai penarikan pencegahan beberapa jenis produk Kinder, inspektur Otoritas segera memeriksa pasar, pemasok, dan fasilitas makanan Abu Dhabi. ADAFSA juga kemudian menghubungi agen lokal Ferrero di UEA yang menegaskan bahwa produk yang saat ini ada di pasaran Abu Dhabi aman. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.