Berita Kutim Terkini

Ketersediaan Daging dan Minyak Goreng di Kutim Alami Penurunan

Ketersediaan daging dan minyak goreng menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur saat ini. Pasalnya, kedua komoditas ini terbilang mengalami

Penulis: Syifaul Mirfaqo |
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Ilustrasi Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang melakukan peninjauan stok bahan pokok, terutama daging di Pasar Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ketersediaan daging dan minyak goreng menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur saat ini.

Pasalnya, kedua komoditas ini terbilang mengalami penurunan ketersediaan berdasarkan pada data dari Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan perikanan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menilai perlu menjadi perhatian semua pihak agar ada solusinya.

Sama halnya dengan kebutuhan penunjang lainnya, seperti LPG dan BBM yang cenderung mengalami peningkatan inflasi.

“Begitupun bahan penunjang lainnya seperti LPG dan BBM yang perlu diperhatikan. Proses alur pendistiribusiannya sehingga inflasi di Kutim dapat terkendali,” ujar Ardiansyah Sulaiman.

Baca juga: Stok Minyak Goreng Curah di Kubar Berlimpah, tapi Warga Inginkan Kemasan Premium di Pasar Turun

Baca juga: Stok Minyak Goreng dan Sembako di Kukar selama Ramadhan Aman, Kapolres Pastikan Cek Rutin

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan dan bahan pokok jelang Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pangan yang mendapat pengawasan meliputi beras, daging sapi, telur ayam, cabai keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengemukakan, ada beberapa komoditi yang mejadi perhatian Pemkab Kutim di Bulan Suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

”Komoditi pangan, seperti beras dan lainnya, masih dalam kondisi aman dan harga masih terkendali,” ujarnya, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Stok Daging Sapi untuk Kebutuhan di Penajam Paser Utara Mencapai 36,5 Ton Selama Ramadhan

Bupati Ardiansyah tidak menginginkan adanya kenaikan inflasi yang tidak terkendali akibat melonjaknya harga beberapa bahan pokok dan kebutuhan penunjang lain di Kutim.

"Kita tidak ingin adanya persoalan ini, tidak terkendalinya inflasi ini, gara-gara di antaranya yang saya sebutkan tadi,” ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved