Berita Kaltim Terkini
Dishub Kaltim Soroti Jalan Rusak untuk Jalur Mudik karena ODOL
Over Dimension Over Loading (ODOL) di beberapa wilayah kabupaten menjadi sebab jalan yang ada menjadi rusak dan berlubang
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Over Dimension Over Loading (ODOL) di beberapa wilayah kabupaten menjadi sebab jalan yang ada menjadi rusak dan berlubang meski sudah terbit aturan yang disahkan oleh Komisi V DPR RI terkait regulasi penindakan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, A.F.F. Sembiring saat ditanya terkait persiapan mudik lebaran 2022.
Pihaknya sendiri mengakui menempatkan beberapa personil yang ada di Kabupaten dan Kota untuk menunjang pelayanan.
Dia sendiri mengakui dan menyinggung bahwa jalan yang rusak memang ada dipertengahan jalan, bukan pintu masuk perbatasan-perbatasan Kalimantan Timur.
Baca juga: Pemdes Krayan Makmur Paser Berlakukan Pembatasan Muatan Kendaraan ODOL, Cegah Kerusakan Jalan Desa
Baca juga: Samarinda Seriusi Larangan Kendaraan ODOL, Dishub dan Polisi akan Tindak Truk Kelebihan Muatan
Baca juga: Antisipasi Kendaraan ODOL di Jalan, Pemerintah Diminta Segera Bentuk Tim Pengawasan dan Penindakan
Kerusakan diakuinya akibat kendaraan ODOL yang sering melintas.
"Yang rusak (jalan) itu juga sebetulnya jauh sebelum kondisi seperti sekarang ini rusak ya karena over loading over dimensi, kebanyakan kendaraan yang lewat," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Sabtu (23/4/2022).
"Pemerintah juga sekarang sedang berusaha untuk membangun jalan-jalan yang rusak, minimal jelang lebaran sudah jauh lebih dari sebelum lebara ini," imbuhnya saat menanggapi terkait persiapan jalan.
Sebagai gambaran, dia mengungkapkan jalan di perbatasan Kota Tepian dan Kabupaten Kukar tepatnya poros Bontang-Samarinda kawasan tanah datar telah mendapat perbaikan.
"Jalan (tanah merah) yang jadi banyak pertanyaan orang, sudah mulus sudah lancar," sebutnya.
Jika melihat jalan yang lain, dia pun juga mendapat informasi bahwa lubang-lubang diantaranya, sedang diupayakan akan ditimbun.
"Paling tidak lebaran ini bisa lebih baik kondisi jalannya," tandasnya.
Meski dia tak memungkiri, memang kondisi jalan penghubung yang saat ini rusak parah di Kabupaten Kukar-Kubar.
Dia menilai, jalan tersebut membutuhkan perencanaan matang melalui Dinas PUPR Kaltim oleh Kementerian PUPR.
Terlepas dari itu, dia meyakini mudik lebaran 2022 ini akan berjalan lancar bagi masyarakat Kaltim yang akan menempuh jalur darat antar Kabupaten dan Kota.
"Saya yakin lancar, tapi juga butuh kerja sama masyarakat, bila melewati daerah daerah yang masih belum sempurna agar berhati-hati jangan sampai menimbulkan kecelakaan di jalan belum bagus perbaikannya," pungkasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sembiring-meyakini.jpg)