Ibu Kota Negara

Tanah di Lokasi IKN Masih Dijual di e-Commerce, Penjual Tawarkan Harga Fantastis

Larangan jual beli tanah di daerah delineasi Ibu Kota Negara melalui SE Kanwil BPN masih berlaku. Itu ada dalam edaran nomor HP.01.03/205-64/II/2022.

Editor: Heriani AM
KOMPAS.COM/Ahmad Riyadi
Lokasi Titik Nol IKN Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. Masih ada yang jual tanah Ibu Kota Negara ( IKN ) di e-commerce. Pengakuan warga: didekati masyarakat hingga pejabat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tanah di kawasan Ibu Kota Negara ( IKN ) masih dijual via e-commerce.

Padahal ada aturan yang tidak memperbolehkan masyarakat untuk memperjual belikan tanah di kawasan IKN.

Larangan jual beli tanah di daerah delineasi Ibu Kota Negara melalui SE Kanwil BPN masih berlaku. Itu ada dalam edaran nomor HP.01.03/205-64/II/2022.

Sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan Ibu Kota Negara ( IKN ) di Kalimantan Timur.

Kawasan IKN Nusantara ini berada di dua kabupaten yaitu Penajam Paser Utara ( PPU ) dan Kutai Kartanegara ( Kukar ). 

Pemerintah mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan menjual atau membeli tanah di sekitaran IKN

Namun, masih ada warga yang menjual tanah di IKN di bawah tangan, bahkan ada yang menjual di e-commerce. 

Baca juga: Jual Beli Lahan di IKN Nusantara Masih Dilarang, Warga Sebut Ada Juga Pejabat yang Ajukan Penawaran

Baca juga: Busyro Muqoddas dkk Diberi Waktu 14 Hari untuk Perbaiki Gugatan UU IKN, Sejumlah Sorotan Hakim MK

Dilansir dari TribunKaltim.co, Sekretaris Camat Sepaku, Adi Kustaman menyampaikan hal ini, Sabtu 30 April 2022. 

Menurut Adi hingga saat ini, belum ada informasi atau edaran lagi untuk mencabut surat edaran berisi larangan menjual atau membeli tanah di sekitaran IKN itu.

"Masih berlaku, jual beli tanah  tidak dibolehkan," jelas Adi Kustaman.

Namun, ia juga tak menampik ada masyarakat yang tetap saja menjual tanah meski telah dilarang.

Ini terlihat dari e-commerce masih banyak warga yang menjual tanah, dengan embel-embel dekat dengan lokasi Inti IKN.

Adi menyebut, memang ada warga bandel yang diduga bermain di bawah tangan, seiring adanya edaran untuk tidak melakukan praktik jual beli tanah.

Namun, pengawasan terus dilakukan untuk menangani permasalahan land freezing ini, sosialisasi kepada warga juga terus dilakukan.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved